Selasa, 24 April 2018

Di Sumenep, Maling Motor Babak Belur Di Hajar Massa

    4/24/2018   No comments

MOKI, Sumenep – Mohamad Rofiq, ( 18 tahun ) Awarga  Dusun Mangar, Desa Gadu timur, Kecamatan Ganding. Kabupaten Sumenep  babak belur di hajar massa di ketahui mencuri motor Scoopy warna merah kombinasi hitam dengan No. Pol. M-3984-WT, di halaman Masjid Baitul Hamid Dusun Padanan Desa Lenteng Barat Sumenep ,Madura Jawa Timur, ” Selasa 24/4/2018. Sekira pukul 04.30.Wib



Kabag humas Polres Sumenep AKP Mukit menerangkan bahwa terjadinya pencurian berawal pada hari Selasa tanggal 24 April 2018 sekira pukul 04.00 Wib ketika korban MOCH. AMIR (67) warha Dusun Trebung, Desa Lenteng Barat Kec.Lenteng, Sumenep, pergi ke Masjid Baitul Hamid Dusun Padanan Desa Lenteng Barat Kecamatan Lenteng untuk melaksanakan sholat Shubuh berjemaah dan Korban parkir sepeda motor Honda Scoopy miliknya di halaman depan masjid,



"  Saat sholat subuh berjemaah mau selesai, korban Moch. Amir mendengar bunyi dari sepeda motor miliknya seperti ada seseorang yang mengotak-atik sepedanya. Namun korban bersama masyarakat tetap melanjutkan sholat," kata Mukit. Selasa, (24/4/18)

 Kemudian sambung Mukit, Setelah sholat  berjemaah selesai sekira pukul 04.30 Wib, korban mendengar suara sepeda motor miliknya menyala kemudian korban mengambil microphone masjid dan berteriak maling, maling, maling.



Sontak,  masyarakat dan jemaah masjid keluar  dan mengerjar pelaku yang berusaha lari membawa  sepeda motor Scoopy milik korban. Alhasil pelaku berhasil di tangkap warga di pinggir jalan raya sebelah barat Masjid Baitul Hamid.

"Warga beramai ramai memberi hadiah Bogem hingga pelaku babak bellur,"

Lanjut Mukit, Pelaku diamankan dan dibawa ke Puskesmas Lenteng untuk dilakukan perawatan akibat di dimassa warga.

“Sedangkan barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka Rofiq panggilan akrabnya yaitu 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Scoopy warna merah kombinasi hitam No. Pol. : M-3984-WT, 1 (satu) buah bor tangan, 1 (satu) buah mata bor dengan panjang 29 cm, 1 (satu) buah kantong warna merah bertuliskan ROYAL FLUSH, 1 (satu) buah tali pengikat terbuat dari karet/ban," ucapanya.



Sampai saat ini pelaku( tersangka) masih dalam perawatan medis di Puskesmas Lenteng dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit H.Moh.Anwar Sumenep," tutup Mukit.(sari)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.