Sabtu, 07 April 2018

Direktorat Litbang KPK Berikan Rekomendasi Kepada Dispertapahorbun Sumenep Sebagai Pilot Projek Program Kartu Tani

    4/07/2018   No comments

MOKI, Sumenep - Direktorat Litbang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan Rekomendasi kepaada Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertapahorbun) Sumenep, Madura, Jawa Timur, sebagai pilot project program kartu tani di indonesia.



Kepala Dispertapahorbun Ir.Bambang Heriyanto. M.si menyampaikan, rekomendasi tersebut tidak lepas dari suksesnya program kartu tani.
Karena saat ini  Untuk daratan, distribusi kartu tani mencapai 100 persen. Hanya untuk kepulauan, penyebarannya di tiga kecamatan, yaitu di Talango, Gayam, dan Nonggunong masih tertunda.

”Karena keterbatasan jaringan internet sisanya masih tertunda. Dan dalam waktu dekat kami bekerja sama dengan pihak perbankan untuk memperkuat sinyal di kepulauan sehingga program kartu tani bisa tuntas seluruhnya,” tegas Bambang.



Dia menerangkan, Untuk memastikan ketetapan kartu tani pihaknya bekerja sama dengan banyak pihak. Kami pastikan tidak ada kesalahan kartu tani ganda atau anggota kelompok tani ganda.

”Kartu tani ini berdasar NIK. Jadi, tidak ada kesalahan kartu tani ganda, apalagi anggota kelompok tani ganda, otomatis akan terblokir,” terangnya.

Dia menambahkan, Selain program kartu tani, dispertapahorbun sukses dalam program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Tani Jagung (AUTJ). Menurut dia, Sumenep merupakan daerah pertama di Indonesia yang menjalankan program tersebut. ”Ini hasil kerja keras kami dalam pembangunan sektor pertanian. Tujuanya hanya satu, kesejahteraan petani,” imbuhnya.



Sementara Faisal, salah satu tim dari Direktorat Litbang KPK menjelaskan, subsidi pertanian merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo. Demi memaksimalkan program tersebut, KPK turut serta melakukan pengawasan, penelitian, dan kerja sama dengan pemerintah daerah. Salah satunya dengan upaya optimalisasi pendistribusian kartu tani.

”Semua petani harus punya kartu tani. Sehingga subsidi pupuknya melalui kartu tani, kami melihat progres yang ada di Sumenep cukup baik sejak tahun lalu,”
kata Faisal. Saat berkunjung ke rumdis Wabup Sumenep.



Lanjut dia, Kenapa Sumenep menjadi kabupaten percontohan? Menurut Faisal karena data petani yang berhak menerima kartu tani di Sumenep cukup valid dan terkelola dengan baik. ”Sehingga peningkatan penyebaran kartu tani di Sumenep sudah terkelola dengan baik,” tegasnya.

Dia menambahkan, empat program yang diluncurkan pemerintah pusat dalam rangka memberdayakan petani. Yakni, subsidi benih, subsidi pupuk, kredit usaha rakyat, dan asuransi pertanian. Semua ini dikaji KPK untuk direkomendasikan kepada kementerian terkait dan para stakeholder.



Di Pulau Jawa dan Madura, hanya ada tujuh kabupaten yang menjadi percontohan di bidang subsidi pertanian. Yakni, Sumenep, Kulon Progo, Lamongan, Lumajang, Tegal, Ciamis, dan Bogor. Pemilihan kabupaten percontohan ini melalui kajian dari KPK serta kementerian terkait." tutupnya.(sari)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.