Rabu, 30 Mei 2018

Firman Soebagyo Sepakat Dengan Presiden RI Joko Widodo, Bahwa Mantan Narapidana Tidak Boleh Mencalonkan

    5/30/2018   No comments

MOKI, Jakarta - "Kami sepakat dengan pandangan Presiden, Indonesia adalah negara hukum maka dalam penyelanggaran negara harus taat hukum dan KPU adalah pelaksana UU sehingga  KPU tidak bisa menbuat norma baru yang tidak diatur dalam UU  dalam konstitusi jelas bahwa WNI punya hak dicalonkan  dan mencalonkan, punya hak memilih dan dipilih,"kata Firman Soebagyo Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar.



Yang punya kewenangan untuk melarang  WNI tidak boleh mencalonkan ketika hak politiknya sebagai warga negara sudah dicabut, Pengadilan dan MK sudah menolak gugatan bahwa matan nara pidana tidak boleh mancalonkan.

Artinya keputusan MK final dan mengikat bagi semua pihak apalagi KPU sebagai penyenggara Pemilu harus taat, bukan suka-suka karena arogansi kekuasaanya yang dikedepankan.

Tetapi spirit  dan semangat seluruh Fraksi sepakat bahwa Parpol tidak boleh mencalonkan mantan narapidana korupsi  dan tidak perlu diatur dalam PKPU tetapi bisa dalam bentuk lain seperti intruksi ke parpol bahwa tidak boleh mencalonkan mantan narapindana kurupsi.



"Kalau masih mencalonkan maka KPU bisa mengumumkan kepada publik pasti parpol akan berfikir ulang, sebagai pembuat UU DPR dan Pemerintah tidak boleh menabrak UU apalagi menabrak konstitusi dalam rapat konsuktasi Bawaslu juga sepakat dengan DPR dan Pemerintah bahwa tidak perlu diatur dalam PKPU itu sudah selesai,"kata Firman Soebagyo kembali. (Aris)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.