Kamis, 17 Mei 2018

Harga Daging Di Sabang Masih Seperti Saat Hari Meugang Tahun Lalu

    5/17/2018   No comments

MOKI, Sabang-Menyambut Bulan Suci Rahmadhan tahun 1439 H di Kota Paling Ujung Barat Perbatasan Wilayah Indonesia, pada hari meugang pertama harga daging sapi Rp.170.000,- /kg. Jumlah hewan yang disembelih 36 ekor terdiri dari 34 ekor Hewan sapio dan 4 ekor hewan Kerbau, hal tersebut dikatakan oleh Syamsul petugas dari bidang Kehewanan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kota Sabang, Selasa (15/05-18) pagi.



Syamsul salah seorang Mantri Hewan yang ditugaskan oleh Dinas Pertaninan dan Perkebunan Kota Sabang untuk mengawasi Pemotongan hewan dan harga Pasar, ketika ditemui MOKI mengatakan, jumlah hewan yang dipotong pada Rumah Potong Hewan milik Pemerintah KotaSabang pada hari Meugang pertama berjumlah 36 ekor, 32 sapi dan 4 kerbau.

Kalau kita perbandingkan harga daging pada bulan puasa tahun yang lalu, tidak ada perubahan namun pada tahun ini daya beli dimasyarakat lebih banyak dan lebih ramai. Hal ini dapat kita lihat pada hari Meugang kedua, sekitar jam 13.00 Wib pasar daging telah tutup karena daging telah habis dibeli oleh masyarakat, ujar Syamsul.



Momok, Salah seorang pedagang daging yang kerap berdagang disaat jelang hari Meugang mengatakan, harga daging pada hari Meugang memasuki bulan suci Rahmadhan tahun 1439 Hijriah Rp. 170.000, sama harganya seperti hari Meugang tahun 1438 H yang lalu.

Perbedaannya hanya dari jumlah masyarakat yang membeli daging lebih banyak tahun ini, dan selama dua hari ini daging lebih cepat habis dari pada tahun yang lalu. Kalua kita perhatikan dengan perekembangan ini, hal ini dapat terjadi karena beberapa hal.



Pertama banyaknya putera daerah yang mudik, kedua para pekerja baik PNS maupun swasta tidak pulang kampong, dan ketiga perekonomian masyarakat menjelang memasuki builan suci Rahmadhan tahun ini lebih baik dari pada yang tahun lalu, pungkas Mokok.(Tiopan. AP)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.