Rabu, 23 Mei 2018

Kampung KB Untuk Meningkatakan Kesejahteraan Masyarakat Desa

    5/23/2018   No comments

MOKI, Sumenep -  Sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Januari 2016, Kampung KB terus tumbuh pesat. Semangat membentuk dan mendirikan Kampung KB di seluruh Nusantara telah menghasilkan ratusan Kampung KB. Terbukti Pencanangan kampung KB di Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur tahun  2019 akan terselesaikan.



Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A KB) Kabupaten Sumenep Ir.R.Herman Puernomo melalui Kabid Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Drs.R. Moh. Masur menerangkan, sampai saat ini kampung KB yang sudah terbentuk di kabupaten Sumenep 41 Desa.

"Tujuan pembentukan kampung KB, bukan saja untuk mensukseskan program Keluarga Berencana, namun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," terang Mansur.

Menurutnya, dalam kampung KB ini telah disusun perencanaan pembangunan yang meliputi kesehatan, pendidikan dan sosial kemasyarakatan.



Untuk dapat mewujudkan peningkatan kesejahteraan tersebut, di kampung KB akan dilakukan optimalisasi semua perangkat dan institusi masyarakat yang ada.

Selain  pembangunan sarana dan prasaran, diberikan pelatihan yang lebih penting lagi adalah agar program pembinaan kampung KB dilakukan secara terus menerus.

“Dengan menggandeng seluruh komponen yang ada. Harapannya  adalah jika di wilayah tersebut ada permasalahan yang dihadapi warga, maka akan mudah dibantu oleh dinas instansi terkait,” kata Mansur, Rabu (23/5/18).



Sambung dia, Kampung Keluarga Berencana (KB) diperlukan di seluruh desa di Indonesia. Sebab, keberhasilan program KB akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera untuk menuju yang lebih baik.

“Kampung KB akan membangun masyarakat yang sejahtera dari tingkat keluarga. Kita harus memperkuat dan merevitalisasi program KB dan keluarga sejahtera. Jangan hanya berhenti pada pencanangan, tapi harus ada aksi dan gerakan,” ujar Mansur.

Menurutnya, hal terpenting dari pencanangan Kampung KB adalah gerakan dari program-program KB yang mampu bersinergi dengan program pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan lainnya. Antara lain dengan sosialisasi, komunikasi, edukasi tentang program KB kepada masyarakat, serta pelayanan KB di tingkat bawa.



“Apalagi beberapa tahun ke depan, Indonesia akan mengalami kondisi jumlah usia produktif lebih tinggi dibanding yang tidak produktif. Kondisi tersebut akan menjadi bencana jika kualitas hidup manusia Indonesia rendah,” Cetusnya.

Mansur menjelaskan, Kampung KB merupakan salah satu program revolusi mental berbasis keluarga untuk membangun karakter bangsa Indonesia. Dengan adanya Kampung KB, diharapkan manfaat program KB dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di wilayah kategori miskin, padat penduduk, terpencil yang tersebar di Indonesia.



"Pelaksanaan program KB sekarang lebih difokuskan pada masyarakat tidak mampu dan tidak punya akses terhadap fasilitas kesehatan," Pungkasnya.(sari)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.