Sabtu, 12 Mei 2018

Mantan Ketua Pajak Ikan Langsa, Karena Dirugikan Melapor Ke Polisi

    5/12/2018   No comments

Kanovi yang dibuat oleh Mantan Ketua Pajak Ikan Langsa, tujuannya agar terhindar dari terik matahari yang ditempati pedagang sudah dibongkar.
MOKI - LANGSA, Diduga Pembongkaran 9 Bangunan Kios dan Teras Kanovi dilingkungan Pajak Ikan Langsa, yang dibangun oleh mantan Ketua Pajak Ikan Langsa " Bentol Nurmansyah, kini bangunan tersebut telah dibongkar paksa yang di duga dilakukan oleh oknum preman dan bukan orang yang ditunjuk dari Dinas Pemerintah Daerah seperti petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). " Ungkapnya kepada media ini, Sabtu (12/5/2018).



Sebelum dibongkar paksa, Nurmansyah mendirikan kios tempelan saat dirinya menjabat ketua pajak ikan Langsa beberapa waktu lalu, atas izin Kabid pasar dinas Koperindag yang pada waktu itu dijabat oleh Kaoi dengan mengataka secara lisan, boleh dibangun. asalkan tidak mengganggu badan jalan dan tidak kelihatan kumuh, hingga jorok diseputaran pajak ikan Langsa, katanya.

Dirinya juga sempat adu mulut dengan salah satu ketua parpol yang sedang berada dilokasi pembongkaran kios miliknya, lalu saya tanyakan pada mereka tolong tunjukan surat perintah untuk pembongkaran kios, disinyalir ini jelas ala preman dengan tidak menunjukan surat perintah dari instansi terkait , " Katanya.



Nurmansyah, (mantan ketua pajak ikan- red) menilai pembongkaran kios tanpa bermusyawarah terlebih dahulu dengannya dan tidak ada sepotong surat pemberitahuan secara tiba - tiba langsung dihancurkan oleh preman di pajak ikan langsa.

Sementara pihak dinas berkaitan seperti Koperindagkot Langsa dan Satpol PP mereka abaikan. pembongkaran kios tersebut di duga melanggar prosedur tanpa menunjukan surat pembongkaran dari pemerintah kota Langsa."Katanya.

Lanjutnya, saya akui kios yang saya tempelkan tersebut diatas lahan milik pemerintah daerah kota Langsa, yakni, pasar ikan adalah milik pemerintah setempat, bukan lahan milik preman seharusnya yang bertindak satpol PP, terkait semua pedagang pasar yang berhak mengambil tindakan pembongkaran, pihak koperindag Pemko Langsa, bukan oknum preman dalam pasar ikan Langsa.



Demi kebenaran dan keadilan, karena saya seorang warga Negara Republik Indonesia yang dirugikan, kemarin telah melaporkan peristiwa ini, ke Polsek dan Polres Langsa, lantaran saya telah dirugikan pihak pelaku pembongkaran tanpa koordinasi terlebih dahulu secara baik dan bijaksana, karena yang menghancurkan bangunan 9 kios oknum preman, bukan pihak pemerintah." Tutup Bentol.(redaksi).

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.