Jumat, 11 Mei 2018

Pemkab Sumenep Terapkan Siaga Online dan Smart ID Card

    5/11/2018   No comments

MOKI, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur Untuk meningkatkan kedisiplinan para Aparatur Sipil Negara (ASN), menerapkan Sistem Informasi Absensi Pegawai (SIAGA) dan smart ID Card. Jum'at, 10/5/2018.



Bahkan, pada Jumat (11/5/2018) Bupati Sumenep, Dr. KH. A Busyro Karim, M.Si melaunching SIAGA online dan Smart ID Card Bagi ASN di Pendopo Agung Kearaton dengan dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara RI, Dr. Ir. Bima Haria Wibisana. M.Si.

“Tingkatkan kedisiplinan ASN, kami meluncurkan program SIAGA Online dan Smart ID card,” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A Busyro Karim, M.Si, Jumat (11/5/2018).

Lanjut Busryo, sebelum diluncurkan program SIAGA Online dan Smart ID card, pihaknya telah melakukan uji coba sistem tersebut pada bulan April 2017, dan hasilnya sangat memuaskan.



“Sejak dilakukan uji coba pada bulan April 2017 hingga bulan Desember 2017, ternyata tingkat kedisiplinan ASN cukup signifikan, yakni dari 22,02 persen menjadi 87,82 persen peningkatan kedisiplinannya,” paparnya.

Berbicara Smart ID Card ternyata tidak hanya berfungsi sebagai sebagai tanda pengenal atau profil dari ASN itu sendiri, melainkan juga sebagai ATM dan E-money, serta pencairan tunjangan kinerja.

“Tahun 2019, Smart ID Card ASN ini multi fungsi, mulai dari sebagai tanda pengenal, profil ASN hingga menjadi ATM dan E-Money,” ungkap mantan Ketua DPRD Sumenep dua periode ini.

Saat ini, Pemerintah Daerah telah memasang mesin absensi di 49 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sedangkan di Kepulauan ada 7 wilayah. Namun untuk Smart ID Card Pemerintah masih bekerjasama dengan Bank Jatim untuk wilayah daratan dan Bank BRI untuk wilayah Kepulauan.



“Ada 7.777 Smart ID Card yang telah dicetak Bank Jatim, dengan fasilitas pencairan dana di 5 kantor kas, dan 10 unit mesim ATM. Sedangkan Ban BRI telah mencetak 1.932 Smart ID Card dengan fasilitas pencairan dana di 13 Kantor Kas, 7 Teras BRI, 2 mobil keliling, 40 unit mesin ATM, dan 424 Agen Brilink,” tandasnya.

Untuk jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sumenep, sejak April 2018 mencapai 9.423 orang, sednagkan yang bertugas di Kepulauan sebanyak 1.840 orang.

Hal senada juga di sampaikan Kepala BKPSDM Sumenep Titik Suryati, dengan ditrapkannya absensi online di kabupaten sumenep ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai negeri di kabupaten sumenep.



"Alhamdulilah seejak dilakukan uji coba pada bulan April 2017 hingga bulan Desember 2017, ternyata tingkat kedisiplinan ASN cukup tinggi, yakni dari 22,02 persen menjadi 87,82 persen peningkatan kedisiplinannya,” Pungkasnya.(sari)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.