Kamis, 03 Mei 2018

Pertanyakan Proses Hukum Penganiyaan dirinya, Aziz Datangi Polres Sumenep

    5/03/2018   No comments

MOKI, Sumenep – Pertanyakan proses hukum penganiyaan dirinya Aziz Abdillah (24) warga Desa Gedungan, Kecamatan Kota Sumenep, Madura mendatangi Polres setempat, Rabu (3/5/2018).



 Pasalnya, Aziz dituduh melakukan penganiayaan terhadap Siti Atmaliya (31), warga Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Sumenep. Namun karena merasa tidak bersalah, Aziz melaporkan balik mantan pacarnya tersebut kepada Polres setempat.

Pihaknya mendatangi Mapolres setempat guna mempertanyakan sejauh mana peroses hukum penganiayaan dirinya . Sebab, ia mengaku telah dimintai keterangan sebagai saksi dan bekas lukanya telah dilakukan visum.

“Kedatangan saya ke Polres untuk mempertanyakan tindak lanjut kasus penganiayaan yang meninpa saya,” kata Aziz, Kamis (3/5/18)



Menurutnya, antara  dirinya dan Siti pernah menjalin hubungan asmara. Tapi pertengahan bulan Desember 2017, pasangan itu putus dengan baik-baik dan masih komunikasi layaknya teman.

Hanya saja, tiba-tiba saat dirinya karaoke di JBL bersama empat teman lainnya, Siti masuk ke ruangan dan langsung menampar dan menggigit dada saya.

“Dia langsung menampar dan menggigit dada saya hingga luka. Ini jelas bukan saya yang menganiaya sebagaimana laporan dia, tetapi saya yang dianiaya,” jelasnya

Laporan diterima polisi pada tanggal 21 Februari 2018 dengan nomor LP/64/II/2018/Jatim-SMP. Ia memilih melaporkan balik karena dirinya dilaporkan ke Polsek Sumenep Kota dengan tuduhan penganiayaan.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukit mengatakan, kasus tersebut masih dalam proses dan telah memintai keterangan terhadap saksi.

“Masih proses. Semua kasus yang masuk ke kami pasti ditangani sesuai prosedur,” ujar Mukit



Diketahui, beberapa waktu lalu Siti Atmaliya, melaporkan Azis Abdillah ke Polsek Sumenep Kota dengan tuduhan penganiayaan. (sari)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.