Jumat, 18 Mei 2018

Proyek Pembangunan Pelabuhan Balohan Kota Sabang Wajib dilakukan Pengawasan yang Super Ketat oleh Semua Pihak

    5/18/2018   No comments

MOKI, Sabang-Ketua Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kota Sabang pada berita rilisan yang dikirimkannya kepada Wapemred MOKI mengatakan, YARA Perwakilan Kota Sabang meminta kepada Aparat Penegak Hukum dan masyarakat, untuk mengawasai secara ketat Pembangunan Pelabuhan Terminal Balohan Kecamatan Sukajaya Kota Sabang, hari Jum’at (18/05-18) siang.



“Hal ini dilakukan demi tercapainya Pembangunan yang baik dan sesuai dengan Spek yang ditawarkan Perusahaan Pemenang Tender “, ujar Teuku Indra atau lebih dikenal dengan nama panggilan akrabnya Popon.

Dalam rilis berita ini, Ketua Perwakilan YARA Kota Sabang Teuku Indra menduga, ada hal-hal yang sangat perlu diawasi, demi tercapainya Pembangunan di Sabang tepat sasaran dan berkualitas sesuai aturan Hukum yang berlaku, dan mendukung statmen Guberbnur Aceh dalam hal Pembangunan dan Pengawasan terhadadap kegiatan Proyek-proyek di Aceh.



Dikatakan juga bahwa, dalam kesempatan ini juga YARA meminta KPK untuk turut juga melakukan Pengawasan dalam Pembangunan Pelabuhan Terminal Balohan Kota Sabang ini. Dengan demikian, tidak akan terluang lagi kasus dermaga BPKS sabang yang telah menelan kerugian uang negara ratusan miliar, kata Indra pula.

Lebih lanjut Teuku Indra menjelaskan, Pencegahan itu kan hal yang lebih baik sebelum terjadi penyimpangan nantinya. Kami dari YARA akan terus melakukan Pengawasan yang sedetail mungkin, agar Proyek Pembangunan ini sesuai dengan Speknya, dan tidak melanggar Hukum.



Dia juga meminta kepada pihak BPKS dan pihak rekanan, untuk memberikan hak Keterbukaan Publik yang diatur dalam UU 1945 kepada YARA dan masyarakat dalam hal melakukan Pengawasan, ini demi kebaikan daerah dan masyarakat dalam hal melakukan Pembangunan, pungkas Teuku Indra alias Popon.(Wapemred)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.