Senin, 04 Juni 2018

DERAS Kecam Pencairan Kredit Bermasalah Di Bank NTB

    6/04/2018   No comments

MOKI, NTB - Dewan Rakyat Untuk Transparansi (DERAS) NTB melakukan aksi unjuk rasa di Bank NTB terkait adanya Kasus pencairan kredit di duga bermasalah di Bank NTB Cabang Dompu Rp 10 Milyar yang sedang di tangani kejati NTB l dan adanya persoalan pengangkatan Bupati Bima sebagai Ketua Koni, yang dinilai melanggar UU No. 3 tahun 2015 tentang system olah raga Nasional. Senin, 04/6/2018. Pukul 10.40 Wita.



Masa aksi menuntut kepada pihak Pansus Bank NTB agar Transparan terkait kejelesan dan sejauh mana hasil kinerja pansus yang sudah dibentuk adanya Deviden Bank NTB yang dinilai melanggar Perda dan UU tentang Perseroan Terbatas.

Meminta kepada pihak DPR NTB segera memanggil Kepala Bank NTB terkait sejumlah kasus diatas dan mengevaluasi kembali kinerja Bank NTB.



Meminta kepada pihak Kejaksaan/Kapolda NTB agar mengusut tuntas persoalan dugaan adanya kredit macet di Bank NTB.

Meminta kepada BPK Perwakilan NTB untuk melakukan audit dan investiagsi sejumlah persoalan di atas 5 Meminta kepada kepala Bank NTB agar segera Mundur dari Jabatannya dan hentikan nepotisme Jabatan di Bank NTB.

Dengan adanya Persoalan Deviden PT. Bank NTB yang di duga tidak sesuai dengan hasil RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham)  sebesar 59 Milyar dan jasa produksi perda dengan hasil RUPS yang diberlakukan 20 % oleh manajemen PT Bank NTB yang bertentangan dengan Perda Tahun 1999 dimana kini berlaku diluar ketentuan Perda yang mengharuskan sebesar 10 % sesuai hasil temuan panitia dugaan indikasi praktek pelangaran Perda yang telah terjadi selama 16 tahun oleh pihak menegmen PT. Bank NTB.



Total deviden senilai 59 milyar tersebut harus disetor semuanya ke Kas Daerah, untuk itu atasan Bank NTB yang hanya menyetor Rp.29 milyar dan mengalihkan Rp 30 milyar menjadi laba dan di tahan telah melanggar peraturan seharusnya PT bank NTB harus taat dan patuh terhadap Perda No.7 tahun 1999 tentang pembentukan Bank NTB dan UU No.40 tentang perseroan terbatas.

Yang menjadi pertanyaan adalah 30 milyar itu dikemanakan dan kalopun ada pemotongan kenapa pihak DPR NTB selama 16 tahun tidak mengetahui hal tersebut, Persoalan kredit macet di Bank NTB cabang Sumbawa senilai Rp 7,5 milyar tahun 2007 menjerat para petinggi Bank NTB, kini dugaan kasus kembali terjadi dengan dugaan kasus yang sama yang sekarang di lakukan penyelidilan oleh pihak kejaksaan Sumbawa, dugaan adanya prosedur pemberian kredit yang di sinyalir tidak sesuai aturan yang menyebabkan kredit macet hingga mencapai 2 milyar dalam rentang waktu dari tahun 2014-2017.



Terkait adanya persoalan pengangkatan Bupati Bima sebagai Ketua Koni, yang dinilai melanggar UU No. 3 tahun 2015 tentang system olah raga Nasional, dengan ini Massa aksi DERAS menolak dengan tegas, aksi ini merupakan pra kondisi aksi sebagai wujud aplikasi dari penolakan Rakyat Bima, kedepan DERAS Akan membawa masa aksi yang lebih banyak bila aspirasi massa aksi tidak di indahkan, selanjutnya aksi diterima oleh wakil ketua 5  H. Hariyoto yang menyampaikan intinya sampai saat ini belum ada pengajuan terkait formatur kepengurusan Koni Kabupaten Bima sehingga pihak Koni belum dapat memberikan tanggapan terkait hak tersebut, setelah adanya formatur tersebut maka pihak Koni NTB akan merapatkan kembali tentang aturan-aturan terkait kepengurusan Koni Bima. (KIN Mataram)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.