Sabtu, 30 Juni 2018

Konferensi Wilayah Ke - 1 PNA, Terlihat Baju Alam Peudeung

    6/30/2018   No comments

MOKI - LANGSA, Ada pemandangan langka lagi menarik saat pelaksanaan Konferensi Wilayah Ke 1 Partai Nanggroe Aceh (PNA) Kota Langsa yang digelar di Aula Cakradonya, Sabtu (30/6).



Pasalnya, seorang peserta Konferwil tersebut mengenakan baju kaos berwarna orange dengan motif "Alam Puedeng" yang merupakan simbol bendera pemersatu kerajaan Aceh Darussalam dimasa lampau.

Kepada wartawan, Tgk Jamal yang memakai baju bermotif Alam Peudeng menuturkan, bahwa dirinya ingin mengingatkan semua pihak tentang bendera kebesaran kerajaan Aceh Darussalam.



"Ini mengenang bendera pemersatu bangsa Aceh yakni Alam Peudeng. Semoga Konferwil ini menyatukan semua kader dan kepentingan membangun partai dan Aceh secara umum," tukasnya.

Tgk Jamal berujar, Alam Peudeng telah terbukti mampu menyatukan semua elemen masyarakat Aceh semasa kerajaan Aceh Darussalam hingga mencapai masa kegemilangannya.

Untuk itu, dia sangat yakin bila bendera Alam Peudeng bisa dijadikan bendera Aceh, sebagai perekat dan pemersatu masyarakat Aceh dalam konteks kekinian.

Sementara, Konferwil I PNA Kota Langsa berlangsung sukses dengan terpilihnya Adami alias Mis sebagai ketua, setelah meraih 24 suara dari 40 suara peserta.



Keunggulan Adami mampu menyisihkan rivalitas Teuku Kafrawi pada sesi pemilihan ketua PNA Kota Langsa untuk jangka waktu lima tahun kedepan.

"Terimakasih atas kepercayaan semua pihak yang mendukung saya. Insya Allah amanah ini akan terus saya emban hingga membawa kemenangan bagi PNA dan kebaikan untuk Aceh yang lebih baik," sebut Adami dalam sambutannya usai terpilih.



Tampak hadir pada Konferwil tersebut, Walikota Langsa diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, Suyetno, Wakil Ketua II DPP PNA, Reza Fahlevi, Sekretaris VII DPP PNA, Tgk Rani beserta seluruh pengurus DPW PNA Kota Langsa dan undangan lainnya.(red).

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.