Kamis, 14 Juni 2018

Rapat Koordinasi Stakeholder Dengan Bawaslu Mataram Dalam Menjaga Kondusifitas Pilkada

    6/14/2018   No comments

MOKI, NTB - Berlangsung Rapat koordinasi dengan Stakeholder dengan tema "Keamanan dan kondusifitas daerah dalam pemilihan Gubernur- Wakil Gubernur, Walikota-wakil walikota, Bupati -Wakil Bupati tahun 2018 yang di selenggarakan oleh Bawaslu  yang di hadiri oleh 80 perserta rapat di hotel Golden Palace  Kelurahan Sapta Marga Kecamatan Cakra Negara Kota Mataram. Rabu, 13/6/20018. Pukul 10.14 wita.



Hadir dalam rapat Koordinasi, Brigjen Pol Acmad Juri Kapolda NTB,  Kabinda NTB H. Tarwo Kuesnarno,  Ketua Bawaslu NTB Bpk. Kuwailid, S.Ag,  Ketua panwas kota Mataram, Kapolres jajaran se pulau Lombok dan Sat pol PP perwaakilan se pulau Lombok.

Dalam sambutan Ketua Bawaslu NTB Kwailid S.Ag menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa rangkaian, yang sebelumnya telah dilaksanakan bersama media. Media mengambil satu bagian penting dalam pilkada untuk melaksanakan peran menjaga kondusifitas menjelang pilkada.



"Kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting, sehingga Bawaslu mengundang seluruh pihak agar sinergi terjalin dari awal sampai ke tingkat bawah,"katanya.

Kapolda NTB Brigjen Pol Drs. Achmad Juri M. Hum juga menyampaikan, Kepolisian telah menyiapkan sarana, prasarana dan pelatihan oprasional serta posko untuk mengamankan Pilkada, Prinsip dasar adalah bagaimana mempertahankan potensi gangguan agar tidak muncul bergerak dan menjadi masalah.



"Berkat kerjasama semua pihak, situasi sampai saat ini masih kondusif, Ancaman terorisme terhadap TPS juga harus diwaspadai dan dipantau perkembangannya, karena pilkada bagian dari demokrasi yang dianggap metode thogut atau pola-pola setan, untuk itu petugas bersama-sama mengamankan TPS dan Lingkungan masing - masing,"kata Kapolda.

Kabinda NTB Tarwo Kusnarno, SE menambahkan,"Secara umum pelaksanaan Pilkada masih berjalan aman dan kondusif, hal ini tidak terlepas dari peran dan upaya serta sinergitas antara penyelenggara, pemerintah dan aparat keamanan yang bekerja dengan baik, penyelenggara dan peserta pilkada, pelanggaran terjadi pada penyelenggara tingkat paling bawah, serta politik uang, yang ketiga penegak hukum harus berkerja secara optimal untuk mewujudkan politik yang demokratis,"katanya.



Rapat tersebut bertujuan utuk menekankan keamanan dalam Pilkada serentak 2018 yang akan datang berjalan dengan aman dan tertib. (Red)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.