Rabu, 04 Juli 2018

Penangguhan Tidak Dikabulkan, Sukma Eka Keluarga Terdakwa Dugaan Kasus Penganiayaan Bawa Adiknya Masih Balita Kejari Pati

    7/04/2018   No comments

Sukma Eka bersama ketiga orang adiknya saat mengisi buku tamu di Kejari Pati. 
MOKI, PATI - Sukma Eka warga Desa Sekarjalak Rt. 03 Rw. 01 Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, mendatangi Kejaksaan Negeri Pati menaiki sepeda Motor Matic sambil boncengi ketiga orang adiknya Sienna, 9 Th, Hafidz, 4 Th dan Hiban, 3 Th dengan menenteng tas berisi peralatan mainan dan baju ganti. Rabu, 4/7/2018. Pukul, 10.30 Wib.



Hal ini dilakukan Sukma Eka karena ibunya yang dijadikan tersangka pada kasus dugaan penganiayaan terhadap tetangganya sendiri pada tanggal 31 Januari 2018 yang lalu.

Pada proses pelaporan di Polsek Margoyoso, Sri Kunaryati, 48 Th, yang dijadikan tersangka tidak dilakukan penahanan atas permintaan penangguhan yang dilakukan oleh keluarganya.



Tetapi, saat pelimpahan ke Kejaksaan Negeri Pati (Penyidikan tahap dua) Sri Kunaryati langsung dilakukan penahanan dan pengajuan penangguhan pihak keluarga tersangka tidak dikabulkan.

Menurut keterangan Kepala Kejaksaan Negeri Pati Kusnin, SH kepada awak media diruangan kerjanya mengatakan, "Kami tidak mengabulkan permintaan penangguhan penahanan oleh pihak keluarga tersangka karena Standar Operasi Prosedur (SOP) Kejaksaan yang tidak bisa memberi penangguhan terkecuali ada surat pernyataan damai dari kedua belah pihak antara Pelapor dan Terlapor, tetapi perhari Senin, 2 Juli 2018 sudah kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Pati"katanya.



Tetapi pernyataan Sukma Eka anak terlapor dan juga anggota LBH Projonata Jakarta lain dengan pernyataan dari Kejaksaan Negeri Pati. "Pada saat dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pati tanggal, 25 Mei 2018 saya dari pihak Keluarga langsung mengajukan permintaan penangguhan penahanan kepihak Jaksa melihat 3 orang adik yang masih kecil, tetapi jawabannya harus menunggu sore. Saya menunggu sampai sore katanya sudah sampai ke meja Kepala Kejaksaan, tetapi Kepala Kejaksaan tidak ada ditempat terpaksa saya harus kembali esok harinya,"katanya.

"Esok harinya saya datang ke Kejaksaan Negeri Pati ketemu dengan Jaksa mengatakan kalau kasus ibu saya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Pati, saya cek ke Pengadilan tidak ada berkas pelimpahan kasus ibu saya,"imbuhnya Sukma Eka.



Awalnya, Sukma Eka membawa ketiga orang adiknya yang masih balita ke Kejaksaan Negeri Pati mau dititipkan karena gak sanggup merawat 3 orang anak kecil yang tiap hari menangis terus tanya ibunya. Niatnya tersebut karena permintaan penangguhan penahanan ibunya tidak dikabulkan oleh Kejaksaan Negeri Pati. (Aris)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.