Jumat, 24 Agustus 2018

Labu Pandan Luluh Lantak Paska Gempa 6,9 SR

    8/24/2018   No comments

MOKI, Lombok Timur-Gempa bumi yang dahsyat menurut BMKG dengan Magnetudo 6,9 SR pada 19 Agustus 2018, Pukul, 23.00 Wita lalu, yang berpusat di lombok timur, meluluh lantakkan banguan-bangunan di Desa Labu Pandan, Kecamatan Sambalia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.



Situasi gempa super dasyat tersebut membuat masyarakat Panik karena adanya Isu Tsunami dengan letak Desa Labu Pandan berada di pinggir laut. Berdasarkan Instruksi dari Danrem 162/WB yang sekaligus sebagai Komandan Satgas Penaggulan Bencana wilayah NTB menghimbau jajaran di bawahnya agar segera bergerak untuk membantu mengurangi beban masyarakat yang merupakan salah satu tugas Militer selain perang.

Sehingga pada 24 Agustus 2018, jajaran Kodim 1615/Lotim melalui Koramil 01/Selong di Pimpin langsung oleh Danramil Selong Kapten Inf. Anowar beserta anggota bergerak cepat, membantu masyarakat untuk membersihkan perumahan yang porak poranda akibat gempa 6,9 SR.



Untuk mengantisipasi gempa susulan yang masih intens terjadi, Pasukan Koramil 1615-01/Selong, merobohkan bangunan-bangunan yang sudah hampir roboh. Karena mengkhawatirkan akan menimpa masyarakat yang berada di sekitar bangunan. Sekaligus akan dapat membantu mengurangi rasa trauma masyarakat yang melihat rumah-rumah mereka sudah rata dengan tanah.

Walaupun dengan alat seadanya, anggota Koramil 1615-01/Selong, berusaha dan berupaya untuk tetap melaksanakan misi kemanusian di Desa Labu Pandan, Kecamatan Sambalia, Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat.



Ketua Posko Desa Labu Pandan Nur (26 th) menjelaskan, "Jumlah pengungsi yang berada di bawah kordinatornya sebanyak 75 KK, 250 jiwa, bahwa bantuan sangat minim dan masih sangat memerlukan bantuan para dermawan yang mau berbagi,"jelasnya.

Sedangkan Juliana (25 Th) seorang ibu dengan dua orang anak mengharapkan agar Pemerintah bisa segera membangunkan rumah layak huni yang bisa untuk di tempati oleh keluarga kecilnya.



Masyarakat juga sangat mengharapkan bantuan terpal atau tenda-tenda yang bisa di gunakan untuk berteduh sementara waktu, juga pelayanan Kesehatan, karena Polindes yang biasanya tempat mereka berobat sudah akan roboh dan petugasnya sudah tidak berani menempatinya. (Red)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.