Selasa, 21 Agustus 2018

Meningkatkan Perekonomian Masyarakat, Dispertahudbun Adakan Pelatihan

    8/21/2018   No comments

MOKI, Sumenep – Dalam rangka meningkatkan kualitas produk hasil  pengolahan pertanian serta untuk meningkatkan  perekonomian masyarakat, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT), Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahutbun) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur adakan Pelatihan Pengemasan dan pemasaran Produk yang di tempatkan di Aula Dispertahortbun. Selasa, 21/8/2018.



Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dispertahutbun, Bagas Prapto mengatakan, pelatihan yang akan dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 20 Agustus s/d 21 Agustus 2018 itu, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kelompok wanita tani (KWT), dalam mengolah produk hasil pertanian sehingga mampu bersaing dipasar modern.



Karena, selama ini para pelaku usaha produk olahan hasil pertanian masih belum bisa bersaing dipasar modern.

Padahal, jika dilihat dari segi produk itu sendiri sudah mampu bersaing dengan produk-produk lain dipasaran, hanya saja, kemampuan mereka dalam mengolah hasil produk olahan pertanian masih perlu ditingkatkan.



“Makanya, kami undang beberapa kelompok wanita tani (KWT) untuk dilatih dalam bidang pengemasan dan pemasaran”, kata Bagas.

Bagas menjelaskan, para kelompok yang ikut pelatihan ini diharapkan bisa mentrasfer ilmu yang didapatkan dari pelatihan tersebut kepada masyarakat yang memiliki usaha yang sama, agar produk olahan hasil pertanian bisa bersaing dan memiliki porsi yang sama dengan produk-produk lain yang beredar dipasaran.



“Kami berharap, nanti setelah pelatihan ini selesai, para kelompok bisa menerapkan ilmu yang telah diperoleh, serta memberikan ilmu kepada masyarakat yang lain, yang memiliki usaha olahan produk hasil pertanian”, harapnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga mendatangkan pemateri dari badan pengawas obat dan makanan (BPOM) Surabaya, sehingga peserta selain faham mengenai pengemasan dan pemasaran, peserta juga bisa tahu kandungan produk olahan yang aman untuk dikonsumsi.



“Apa lagi yang namanya makanan ini masuk ke dalam tubuh, sehingga harus bisa diawasi terkait kelayakannya untuk dikonsumsi”,tutupnya.(sari)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.