Selasa, 28 Agustus 2018

Pemulihan Bencana Gempa Lombok Bersama Sasak Muda

    8/28/2018   No comments

MOKI, NTB-Bencana gempa yang terjadi di Lombok dalam beberapa minggu terakhir menjadi perhatian berbagai pihak, tidak hanya nasional bahkan menjadi perhatian dunia. Hingga saat ini, mengutip data yang dilansir dari Kementerian sosial, jumlah korban meninggal akibat gempa Lombok mencapai 563 jiwa.



Sementara itu, data korban luka hingga tanggal 23 Agustus 2018 mencapai 1.116 jiwa, dengan jumlah pengungsi terakhir mencapai 417.529 jiwa dan 71.937 rumah mengalami kerusakan, Kondisi tersebut menjadi pemicu berbagai lapisan masyarakat,  tidak terkecuali Organisasi Sasak Muda yang juga bergerak pada bidang sosial untuk ikut serta membantu proses pemulihan kondisi para korban, baik secara psikis maupun materil. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Sasak Muda diantaranya melakukan penggalangan dana dan logistik.

Selain itu, Sasak Muda juga berkoordinasi dengan berbagai komunitas lintas daerah dan instansi terkait seperti TNI untuk dapat membatu pendistribusian bantuan agar berjalan dengan lancar.



Organisasi Sasak Muda dan berbagai komunitas seperti Komunitas Pecinta Alam Gresik, Pendaki Indonesia Mojokerto, Scobidoo Pertiwi Surabaya, Lintas Komunitas Surabaya, Lintas Komunitas Scobidoo Indonesia, Suduluran Salawasinn dan Sahabat Gumbolo Indonesia yang tergabung dalam Lintas Komunitas Pecinta Alam Jawa Timur mengirim bantuan logistik yang didatangkan langsung dari Jawa Timur.

Bantuan yang terdiri dari bahan pangan, terpal, pakaian dan berbagai jenis bantuan lainnya sudah didistribusikan ke beberapa titik lokasi terdampak seperti Desa Sajang Kecamatan Sembalun, Desa Sampit Kecamatan Aikmel,  Dasan Tinggi dan Kemong di Kecamatan Sambelia, Selasa (28/8/2018).



Beberapa daerah tersebut masih minin bahkan belum tersentuh dengan maksimal oleh bantuan baik dari pemerintah maupun relawan. Hal ini disebabkan selain karena akses untuk mencapai lokasi yang cukup sulit, daerah tersebut juga luput dari pantauan media sehingga bantuan hanya sampai di jalur utama Desa-desa, khususnya yang berada di Kecamatan Sambelia.

“Semoga dengan adanya bantuan ini dapat sedikit membantu meringankan kondisi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” kata Imam, salah seorang relawan.



Setelah pendistribusian bantuan selesai, para relawan Lintas Komunitas Pecinta Alam Jawa Timur akan segera kembali ke Surabaya. “Ya kalau udah selesai, malam ini rencananya kami langsung pulang, bisa keliling sambil kasi bantuan seperti ini asik juga,” lanjut Imam. (Red)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.