Selasa, 14 Agustus 2018

Wabup Sumenep, KMP Dharma Bahari Sumekar lll Kado Masyarakat Sumenep

    8/14/2018   No comments

MOKI, Sumenep - Kapal baru KMP Bahari Sumekar lll milik pemerintah daerah Sumenep, Madura, yang resmi dilaunching peluncurannya di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, selasa, (14/08/2018), pukul 10.00 wib.



Wakil bupati sumenep Achmad Fauzi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya pembuatan KMP. Dharma Bahari Sumekar III milik pemerintah kabupaten sumenep ini.



"Secara khusus ucapan terima kasih saya kepada Direktur utama PT. Adiluhung Saranasegara Indonesia beserta karyawan atas kerja sama yang baik dengan pemerintah kabupaten sumenep sehingga pengerjaan KMP. Dharma Bahari Sumekar III selesai tepat waktu," katanya, Senin (14/8/18)

Wabup juga mengatakan, saat ini pemerintah kabupaten sumenep baru memiliki dua kapal untuk rute antar pulau yaitu KMP. Dharma Bahari Sumekar I dan II.



"Namun yang beroperasi melayani masyarakat dari pelabuhan kalianget ke pulau kangean dan sapeken hanya km DBS I yang dikelola PT. Sumekar Lines," terangnya.

Orang nomer dua dilingkungan pemkab sumenep ini juga mengungkapkan, selesainya KMP. Dharma Bahari Sumekar III ini menjadi KADO yang luar biasa bagi masyarakat sumenep setelah bertahun-tahun mendambakan kapal motor penumpang yang refresentatif dan bisa menjadi jawaban atas permasalahan transfortasi di kabupaten sumenep.



"Meskipun tidak secara keseluruhan, tetapi insya allah bermanfaat bagi masyarakat kepulauan sumenep," imbuhnya.

Pembuatan kapal ini, lanjut wabup, adalah bagian dari komitmen pemerintah kabupaten sumenep dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kepulauan sesuai dengan janji pemerintah daerah. bukan hanya sekedar janji-janji palsu.



"Dana sebesar 39 milyar dari APBD kabupaten sumenep sudah relevan dengan kebutuhan transfortasi yang nyaman dan aman," paparnya.

Pihaknya juga bersyukur karena kapal ini memiliki banyak kelebihan seperti tahan ombak yang selama ini menjadi kendala setiap tahun, dan mampu menampung minimal 300 orang, mengangkut barang dengan berat mencapai 75 ton dan minimal 10 unit kendaraan roda empat serta kemampuan melaju dengan kecepatan 15-20 knot perjam.



"Oleh karena itu, ke depan kami tetap membutuhkan dukungan seluruh stakeholder, agar pelayanan transfortasi ke kepulauan sumenep semakin lebih baik, baik dalam konteks pelayanan transfortasi umum maupun untuk menunjang pengembangan sektor pariwisata kepulauan," pungkasnya. (sar)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.