Selasa, 16 Oktober 2018

Akibat Gempa Di Sepudi, 691 Bangunan Rusak

    10/16/2018   No comments

MOKI, Sumenep -  Hasil verifikasi data bangunan rusak di Kecamatan Gayam dan Nonggunong, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diketahui bahwa sebanyak 691 bangunan rusak akibat gempa bumi, pada Kamis (11/10) dini hari. Proses verifikasi itu telah selesai dilakukan pada Senin (15/10) malam.



Data resmi yang disampaikan Ketua Tim Pemulihan Pasca Bencana, yaitu Dandim 0827 Sumenep menyebutkan, gempa bermagnitudo 6,0 itu mengakibatkan 3 orang meninggal dunia, dan 37 orang lainnya luka-luka.

Sedangkan bangunan rusak akibat gempa yang terjadi pada Kamis dini hari, 11 Oktober 2018 lalu mencapai 691 rumah, dan beberapa bangunan lain. Jumlah ini telah diverifikasi oleh Dinas PU Provinsi Jawa Timur.

Dari 691 unit rumah tersebut, sebanyak 395 unit mengalami rusak ringan, 184 unit rusak sedang, dan 112 rusak berat. Di samping itu, bangunan lain yang juga rusak ialah masjid dan mushalla masing-masing 1 unit, sekolah PAUD 2 unit, dan gedung madrasah 3 unit.



Selain di 2 Kecamatan tersebut, di beberapa Kecamatan lain juga ada beberapa unit bangunan rusak akibat gempa. Namun, belum terverifikasi, yaitu di Kecamatan Kalianget 1 unit rumah, Kecamatan Bluto 17 unit rumah, Kecamatan Lenteng 2 unit rumah, dan Kecamatan Batang-batang 1 unit rumah.

Adapun jumlah personel yang saat ini berada di Pulau Sapudi dalam rangka membantu masyarakat korban gempa bumi ialah 383 orang. Dengan perincian prajurit TNI 227 orang, Polri 130 orang, dan petugas dari instansi lain sebanyak 26 orang.



Sebelumnya, gempa magnitudo 6,0 Situbondo berpusat di 61 kilometer sebelah timur laut Situbondo dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa itu terjadi pukul 01.44.57 WIB, Kamis (11/10). Titik pusat gempa berada di 7,42 Lintang Selatan dan 114,47 Bujur Timu.(sar)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.