Sabtu, 20 Oktober 2018

Bupati Sumenep Berasama Ribuan Warga Nahdliyyin Menghadiri Hari Santri Nasional

    10/20/2018   No comments

MOKI, Sumenep-Buapati Sumenep A.Busyro Karim bersana ribuan warga nahdliyyin menghadiri Hari Santri Nasional (HSN) 2018 di lapangan GOR A. Yani Panglegur Sumenep, Madura, Madura, Jawa Timur. Jumat, (19/10) Malam



Acara tersebut di selenggarakan oleh pengurus Cabang Nahdlatul Ulamak (PCNU) Sumenep dalam rangka menyambut Hari Satri Nasional 2018 yang dikemas dengan Haul Muassis NU. Istighosah dan pengajian umum  menghadirkan penceramah KH. Miftahul Achyar (Ra’is Am PBNU) dan KHR. Moh. Kholil As’ad dari Situbondo.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumenep menyampaikan terimah kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, peran kaum santri sejak dahulu dalam kepemimpinan Kabupaten Sumenep sudah melekat.

“Terima kasih pada panitia Haul Muassis NU dan Muassis Sumenep dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional, sehingga acara ini bisa terlaksana dengan baik,” kata Bupati Busyro di awal sambutannya, Jumat malam (19/10/2018).



Bupati Busyro mengungkapkan, bahwa Sumenep dipimpin sebanyak 35 raja. Dan hingga kini, Kota Sumekar tersebut juga sudah berumur 748 tahun.

“Sebentar lagi tepat di tanggal 31 Oktober akan menjadi 749 tahun,” tuturnya.

Bupati Busyro menilai, haul yang berhubungan dengan Hari Santri tersebut tidak salah dilaksanakan besar-besaran. Karena sejak dulu Sumenep memang sudah dipimpin oleh kaum santri.

“Bindara Saod (Raja ke-29) itu santri. Punya keturunan banyak, di antaranya Sultan Abdurrahman juga santri,” ungkapnya.



Jadi, lanjut Bupati, dari dulu Sumenep memang dipimpin oleh para ulama dan para kiai. Hal itu terjadi tentu saja setelah Islam berkuasa dan menjadi mayoritas.

“Saya kira ini harus dipertahankan oleh kita semua, bagaimana Sumenep ini suasana santri harus masuk di mana-mana,” pintanya.

Sementara ketua PCNU Sumenep, KH. A. Panji Taufik menyampaikan, PCNU hanya memfasilitasi warga nahdliyin untuk menyambung batin kepada Allah melalui para Muassis NU dan Pendiri Kabupaten Sumenep.



"Haul Muassis NU dan pendiri Kabupaten Sumenep semata-mata ingin menyambung batin kepada Allah,” upanya.(sar)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.