Sabtu, 17 November 2018

Gubernur Soekarwo Harapkan Guru Tingkatkan Pengetahuan Teknologi

    11/17/2018   No comments

MOKI, Sumenep-Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, SH, M.Hum berharap, guru harus meningkatkan kemampuan tentang teknologi informasi sebagai upaya memfilter dampak negatif perkembangan teknologi saat ini.



"Saya meminta guru melalui PGRI Jawa Timur meningkatkan kemampuan pengetahuannya tentang teknologi informasi, agar bisa memberikan proteksi pengaruh negatifnya kepada siswa, sehingga siswa cerdas dalam menggunakan teknologi informasi.” kata Pakde Karwo sapan akrabnya Gubernur Jawa Timur di sela-sela Peringatan Hari Guru Nasional, HUT ke-73 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Aksara Internasional ke-53 Provinsi Jawa Timur tahun 2018, di GOR A. Yani, Sumenep, Sabtu (17/11).

Pakde Karwo menyatakan, guru tidak sebatas bertanggungjawab mengajar mata pelajaran kepada siswa, namun juga harus mendidik moral, etika, integritas, dan karakter dalam rangka memfilter pengaruh buruk perkembangan teknologi informasi.

Perkembangan teknologi informasi itu ibarat pisau bermata dua, satu sisi meningkatkan pengetahuan untuk pengembangan sumber daya, namun sisi lain juga membawa dampak negatif melalui informasi seperti konten hoax, ujar kebencian dan pornografi.



"Seiring perkembangan teknologi informasi itu, harus bisa memfilter dan bersikap cerdas, agar tidak terpengaruh dampak negatifnya melalui budaya, spritual, moral dan etika.” tuturnya.

Menyinggung soal angka buta aksara di Jawa Timur yang termasuk zona merah, Gubernur menyampaikan, sejatinya penduduk di Jawa Timur tidak buta aksara, sebab mereka yang termasuk buta aksara bisa membaca Al-Qur'an dan menulis dengan Bahasa Arab.

Namun ketentuan internasional yang tidak termasuk penduduk buta aksara adalah masyarakat bisa membaca dan menulis dengan huruf latin, tentu saja masyarakat yang tidak bisa membaca dan menulis dengan huruf latin termasuk buta aksara.



"Kami (Pemprov Jatim) sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) untuk menambahkan Bahasa Arab sebagai bahasa pilihan masyarakat. Karena masyarakat Jawa Timur kalau membaca dan menulis dengan Bahasa Arab sangat pintar.” pungkasnya. (sar)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.