Senin, 26 November 2018

Pemerintah Kota Diminta Menindak Tegas Rekanan Pekerja Penanaman Pipa, di Simpang Jalan Syiah Kuala – Jalan Tgk. Di Blang Kota Banda Aceh

    11/26/2018   No comments

MOKI, Banda Aceh-Bekas Proyek Palian Pipa yang dikerjakan oleh Rekanan dibiarkan terbuka begitu saja di sekitar jalan Tgk. Diblang Gampong Keramat Kota Banda Aceh, sangat menganggu kegiatan masyarakat pengguna jalan. Hal ini juga memicu kemarahan dan menimbulkan kekesalan masyarakat sekitar karena rawan terjadinya Laka Lantas.

Menurut Informasi yang dierima MOKI dari seorang masyarakat setempat yang sering disapa Bang Lem, lubang bekas proyek galian pipa ini telah sengaja dibiarkan terbuka sejak tiga bulan terakhir. "kami mengutuk pemilik proyek yang membiarkan seperti ini, dan mendesak Pihak yang berwenang segera menyelesaikan kesemrautan ini", ungkapnya.

"Kami mau tahu Perusahaan mana yang dengan seenaknya melaksanakan proyek seperti ini", imbuhnya kembali. Betapa tidak, lubang proyek berada disepadan jalan dan dekat simpang yang sangat rawan terjadinya kecelakaan, seolah-olah sesuatu hal yang jamak dan Pemerintah Daerah tidak ada aksinya terhadap peristiwa ini.

Kekesalan masyarakat sangat mendasar kerena telah menunggu lama bekas lubang proyek dinormalisasi kembali. Bahkan masyarakat telah berupaya memasangkan kembali papan peringatan yang bertuliskan "awas ada proyek galian pipa" di simpang jalan Syiah Kuala - Tgk. Diblang Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh.

Ditegaskannya, Seharusnya Pemko Banda Aceh cepat tanggap menyahuti keluhan masyarakat pada pekerjaan yang asal jadi, bekas proyek di pinggir jalan yang ada di wilayah Kota ini. Tidak peduli pendanaan proyek ini dari mana asalnya, apalagi bila Dana Proyek tersebut dari Pemerintah.

Selanjutnya yang perlu dilakukan pihak yang berwenang memanggil segera Pelaksana Proyek, Konsultan dan Pemilik Proyek yang dengan semaunya bekas galian pipa diterbengkalaikan dengan begitu saja, kemudian memberikan sanksi yang tegas jika dikemudian hari ditemukan pelanggaran.

Semoga hal tersebut bisa memberikan solusi dalam pelaksanaan proyek yang kurang memperhatikan keselamatan masyarakat. Sebagai Ibukota Propinsi Aceh yang berazaskan Syari’ah, Kota Banda Aceh harus bisa memberi contoh baik untuk mewujudkan Kota Gemilang, punkasnya dengan kesal.(Wapemred)

Previous
Next Post
© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.