Kamis, 20 Desember 2018

Demo Mahasiswa Di Pemkab Sumenep Berahir Ricuh

    12/20/2018   No comments

MOKI, Sumenep-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di depan Kantor Pemkab Sumenep berakhir ricuh, Kamis 20/12/ 2018.

Kedatangan GMNI ke kantor Bupati ingin menyampaikan aspirasi terkait renovasi pasar Lenteng Kecamatan Lenteng yang sampai saat ini belum selesai. Mereka sempat meminta Bupati keluar menemui para aksi.

Namun karena tak ada respons, mahasiswa mencoba masuk dengan menerobos pagar betis aparat kepolisian. Aksi saling dorong pun terjadi. Bahkan mahasiswa dan aparat terlibat “adu mulut” berkaitan dengan surat pemberitahuan aksi.

Demonstran yang merasa kecewa meluapkannya dengan memblokade jalan. Namun Aksi mereka bubarkan aparat. Satu per satu mahasiawa diminta naik ke mobil polisi. Mereka lantas dibawa ke Mapolres Sumenep.

“Mestinya polisi tidak menciduk teman-teman. Polisi hanya berwenang membubarkan massa aksi. Tapi dengan kejadian ini, secara tidak langsung polisi sudah membungkam aspirasi kami,” ungkap Korlap aksi, Maskiyatun.

Oleh karena itu, dia memastikan pihaknya akan kembali turun jalan. “Kalau soal surat menyurat, kami paham. Karena ini bukan aksi kami yang pertama. Tapi dalam hal ini berbeda. Menurut kami persoalan ini mendesak untuk disikapi. Apalagi sudah akhir tahun. Kami memang baru kemarin menyampaikan surat pemberitahuan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Mohammad Heri menjelaskan tindakan yang dilakukan pihaknya bukan berarti ingin membungkam aspirasi mahasiawa. Namun untuk memberi penjelasan kepada mereka, bahwa dalam menyampaikan pendapat di muka umum ada aturannya.

Salah satu aturan mainnya ialah menyampaikan surat pemberitahuan H-3. Sementara mahasiswa yang melakukan aksi hari ini, lanjut Heri, suratnya baru disampaikan kemarin. Sehingga mereka belum mengantongi STTP.

“Intinya kami tidak menciduk mahasiswa. Tapi yang namanya Unras ada mekanismenya. Kalau sesuai aturan, kami tidak akan menghalang. Justru akan kami kawal. Jadi kalo memang mau turun lagi monggo, yang penting ada pemberitahuan sejak H-3,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelum melakukan aksi di depan kantor Pemkab, para mahasiswa sudah melakukan aksi di depan Kantor DPRD Sumenep. Hanya saja, tak ada satu pun perwakilan rakyat menemui mereka
 (Sar)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.