Sabtu, 22 Desember 2018

Sempat Viral, Wabup Pastikan Terduga Overdosis Narkoba di Trangkil Bukanlah Warga Pati

    12/22/2018   No comments

MOKI, PATI-Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) yang juga merupakan Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) mengaku sangat geram dengan temuan sepasang laki-laki yang kedapatan overdosis di Kecamatan Trangkil. Pasalnya nama Kabupaten Pati jadi ikut terbawa-bawa dan disangkutpautkan dengan perilaku seks sesama jenis.

"Kami sudah cek langsung ke Polres dan RSUD Soewondo, keduanya bukan warga Pati", tegas Wabup Safin usai mengikuti upacara peringatan hari Ibu dan Bela Negara di halaman Kantor Setda Kabupaten Pati, hari ini.

Menurut Wabup, lelaki pertama berinisial M, kini berada di Polres dan sudah dapat dimintai keterangan. Pria ini kelahiran Sampang, 8 Januari 1984. Ia tercatat sebagai warga Kecamatan Karangpenang, Sampang, Madura.

Pelaku kedua berinisial DM, saat ini kondisi masih belum stabil dan dirawat di RSUD Soewondo. Lelaki ini lupa dengan tempat tanggal lahir, namun dipastikan ia pun berasal dari Sampang Madura, hanya beda kecamatan dengan M, karena DM tercatat sebagai warga Kecamatan Terjun.

Terkait dugaan overdosis narkoba, Safin menegaskan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai barang haram yang diduga dikonsumsi oleh kedua pelaku.

"Yang terpenting, mari sama-sama kita peduli terhadap lingkungan. Pembiaran penyimpangan seksual dan juga penyalahgunaan narkoba banyak terjadi karena kita cuek", tegas Wabup.

Karena itu, sebagai ketua BNK, Safin ingin merangkul seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Pati.

"Diperlukan langkah-langkah efektif untuk menyelamatkan generasi muda dari jerat narkotika. Dan yang penting kita harus bergerak bersama dan bersinergi untuk sungguh-sungguh memeranginya", pungkasnya. (Red)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 KabarInvestigasi I Portal Of Investigation. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.