Senin, 14 Januari 2019

ASN Pemkot Bekasi Dihukum Pakai Rompi Bertulisakan ‘Saya Belum Disiplin’

    1/14/2019   No comments

MOKI, BEKASI-Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menghukum ratusan Apartur Sipil Negara (ASN) yang dinilai tidak disiplin.

Para ASN itu dihukum menggunakan rompi bertuliskan 'Saya Belum Disiplin'.

Hukuman tersebut dilakukan pada saat pelaksaan apel Senin pagi di Plaza Pemkot Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi,(14/1/2019).

Sebelum apel dimulai,pegawai yang tercatat tidak disiplin disebutkan satu per satu dan maju di barisan paling depan. Kemudian,mereka diperintahkan mengenakan rompi berwarna kuning bertulisan 'Saya Belum Disipilin' dan rompi berwarna oranye bertulisan 'Melanggar Disiplin Berat'.

Rahmat mengatakan, pemakaian rompi kepada pegawai yang dinilai tidak disiplin itu sengaja diterapkan agar menimbulkan efek jera. Sebab, jika hanya diberikan sanksi teguran, hal itu belum cukup lantaran masih banyak pegawai yang mengulangi kesalahannya.

"Bagus enggak biat shock teraphy disiplin? kalau bagus ini adalah sebuah ajakan untuk melakukan sebuah aktualisasi kerja,ASN (Aparatur Sipil Negera) dituntut kerja berprestasi, korelasinya adalah kepuasan masyarakat," kata Rahmat.

Ada sedikitnya 500 pegawai yang dihukum menggunakan rompi tersebut. Kriteria pegawai yang dinilai tidak disiplin yakni mereka yang tidak mengikuti apel sebanyak tiga kali berturut-turut tanpa kejelasan, dihukum menggunakan rompi berwarna kuning bertuliskan 'Saya Belum Disiplin'.

Sedangkan untuk pegawai yang menggunakan rompi berwarna oranye bertuliskan 'Melanggar Disiplin Berat' merupakan hukuman bagi pegawai struktural yang mangkir dari undangan kegiatan subuh keliling yang diselenggarakan Pemkot Bekasi pada,Minggu, 13 Januari 2019 kemarin di Pondok Gede.

"Saya ajak mereka untuk disiplin, berkarakter dan punya tanggung jawab, kalo ada orang yang tidak puas melihat cara saya seperti ini, ini karena tanggung jawab saya sebagai kepala daerah," jelas dia.

Dia menambahkan, untuk hukuman pegawai yang tidak hadir pada kegiatan subuh keliling Pemkot Bekasi tidak bisa mentolerir. Itu sebabnya pegawai dikenakan rompi berwarna oranye dengan tulisan ' Melanggar Disiplin Berat'.

"Yang gak mau diajak Suling (Subuh Keliling), bayangin yang non-muslim aja ikut ngeliat, dia hanya hadir di luar masjid, nah kita yang muslim yang sudah wajib masih banyak yang gak ikut," tegas Rahmat.(Marsan)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.