Jumat, 08 Februari 2019

Beredarnya Isu Mengatas Namakan Banpres, Perlu Diwaspadai

    2/08/2019   No comments

MOKI, Nias Selatan-Proyek Pemerintah program rehab rumah tidak layak huni Bantuan Presiden Tahun Anggaran 2018-2019, beredar isu salah satu Perusahaan yang mengaku  berdomisili di Kabupaten Nias Selatan, menyurati setiap kepala Desa untuk meminta data calon penerima bantuan rehab rumah tidak layak huni, perlu diwaspadai.

Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perakim) Kabupaten Nias Selatan, Yudika Duha saat dikonfirmasi terkait program tersebut diruang kerjanya Kamis, (07/02/3019) di jalan Baloho Indah Telukdalam Nias Selatan, menjelaskan bahwa tidak pernah mengetahui adanya kerjasama antara perusahaan  berinisial PT. RAN dengan Pemerintah.

Pihaknya juga, telah mengkonfirmasikan kebenaran isu ini di sekretariat Daerah Kabupaten Nias Selatan melalui Asisten II martinus Halawa, apakah ada bantuan rehab rumah tidak layak huni yang didata oleh PT. RAN red, selain Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ? dan hasilnya pihak Pemkab Nisel tidak pernah mengetahui hal itu.

Sambungnya, setahu saya (Kadis Perakim) Nisel, Program Pemerintah untuk Rehab Rumah tidak layak huni yang ada di Kabupaten Nias Selatan, yaitu : Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). dan Penerimanya Keluarga yang sudah diverifikasi oleh Satker yang berkedudukan di Medan dan  Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL).

Sedangkan jumlah penerima bantuan rehab rumah tidak layak huni khususnya di Kabupaten Nias Selatan untuk Tahun 2019 ini, terdiri dari : Kecamatan Somambawa 3 Desa dan Telukdalam 5 Desa, dengan jumlah penerima 160 KK. dan 40 KK lagi, menunggu penetapan dari Satgas dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL), ungkap Yudika Duha.

Mengenai pelaksanaan Untuk rehab rumah yang layak huni bagi penerima bantuan tersebut, hal itu dikelola langsung oleh yang punya rumah itu sendiri. Dan untuk biayanya menurut informasi yang kita peroleh untuk sementara : 2.500.000.- untuk upah dan Rp. 15.000.000.- untuk biaya bahan/material bangunan.

Oleh karena itu, Untuk mensukseskan pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) itu, diharapkan kepada penerima bantuan rehab rumah tidak layak huni itu, agar stimulan masyarakat dan
 dikelola langsung oleh yang punya rumah itu sendiri. Dan untuk biayanya menurut informasi yang kita peroleh untuk sementara : 2.500.000.- untuk upah dan Rp. 15.000.000.- untuk biaya bahan/material bangunan.

Oleh karena itu, Untuk mensukseskan pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) itu,

Penerima bantuan tersebut, hal itu dikelola langsung oleh yang punya rumah itu sendiri. Dan untuk biayanya menurut informasi yang kita peroleh untuk sementara : 2.500.000.- untuk upah dan Rp. 15.000.000.- untuk biaya bahan/material bangunan.

Untuk mensukseskan pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) itu, diharapkan kepada penerima bantuan rehab rumah tidak layak huni agar stimulan masyarakat dan swadaya diperlukan karena mengingat minim anggaran yang sangat terbatas, harap Yudika Duha. (doeha)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.