Jumat, 22 Februari 2019

Disdik Sumenep Kembangkan Wajib Diniyah di 11 Kecamatan

    2/22/2019   No comments

MOKI, Sumemep - Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tahun pelajaran 2019 - 2020 kembangkan wajib Diniyah bagi sekolah negeri/swasta di 11 Kecamatan.

Pernyataan itu di spaikan Plt (Pelaksana Tugas) Kepala Disdik Sumenep, Dr. Mohamad Saidi Mp.Pd. MM, saat dikonfirmasi diruang kerjanya. Jum'at, 20/2/2019.

“Tahun pelajaran 2019-2020 itu sudah 11 Kecamatan, program wajib Diniyah untuk tiga tingkatan yakni SD, SMP, dan SMA,” katanya.

Lanjut Saidi,  terkait jadwal pelaksanaan wajib diniyah telah dipasrahkan langsung kepada sekolah masing-masing.

“Jadwal wajib Diniyah perminggu 3 kali dan pertatap muka itu 2 jam, dan ini langsung diserahkan ke sekolah masing-masing, tapi itu diluar sistem kurikulum (Pelajaran Formal,red),” tuturnya.

Menurutnya, guru yang akan mengajar materi wajib diniyah itu, boleh guru PNS yang memang bertugas disekolah tersebut. Namun pihaknya meminta jika tidak ada yang mampu maka harus mendatang guru/ustad dari luar yang memang betul faham ilmu agama.

“Yang mengajar nanti tetap Guru PNS yang ada, cuma kalau semisal ada PNS yang kurang di ilmu Agamanya, maka tidak apa mengundang ustad untuk mengisi pembelajaran. Sedangkan untuk intensif guru itu tidak terlalu besar, karena ustad tentu tidak mengharap itu sebenarnya, yang penting memberikan pemahaman tentang Agama kepada para siswa-siswi didiknya,” jelasnya.

Saidi menambkan, terkait materi yang akan diajarkan di program wajib Diniyah, dia mengatakan sesuai dengan yang ditentukan oleh Disdik Sumenep.

“Materinya itu tentang sejarah kebudayaan islam (SKI, red), Fiqih, dan Al quran Hadist, jadi fokusnya siswa-siswi itu diarahkan pada pemahaman agama,” pungkasnya. (Sar).

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.