Kamis, 21 Februari 2019

KKBPK Infut Kebijakan dan Strategi Perencanaan Daerah

    2/21/2019   No comments

Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Aceh Timur Drs. Zahri, M. AP saat membuka kegiatan Pemanfaatan Data Profil (Parameter Dan Proyeksi) Program KKBPK.
MOKI - IDI : Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH melalui Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Aceh Timur Drs. Zahri, M. AP membuka kegiatan Pemanfaatan Data Profil (Parameter Dan Proyeksi) Program KKBPK Sebagai Infut Perumusan Kebijakan dan Strategi Perencanaan Daerah Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, berlangsung di aula Kantor Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Aceh Timur. Kamis (21/2/2019).

Rakor tersebut diikuti sebanyak 25 peserta dari OPD terkait dan menghadirkan narasumber Drs. Sahidal Kepala Perwakilan BKKBN Provins Aceh dan Irma Dimiati, SE, Msi Kabid Dalduk BBKBN Aceh serta Leny Rodiana, SE Sekretaris Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Aceh Timur.

Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Aceh Timur Drs. Zahri, M. AP dalam sambutan dan arahannya mengatakan, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa hakikat pembangunan nasional adalah pembangunan manusia indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat indonesia.

“Pembangunan nasional mencakup semua dimensi dan aspek kehidupan termasuk perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” ucap Zahri.

Oleh karenanya, keberhasilan dalam mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk serta keluarga akan memperbaiki segala aspek dan dimensi pembangunan kehidupan masyarakat untuk lebih maju,” ujar sebut Zahri.

Sebelum mengakhiri sambutan dan arahannya menyebutkan, bahwa pada hari ini pemerintah melalui BKKBN Provinsi Aceh telah melakukan suatu langkah yang sangat seirama dengan UU nomor 52 tahun 2009, yakni melaksanakan kegiatan pemanfaatan data profil (Parameter dan Proyeksi) program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) sebagai input perumusan kebijakan dan strategi perencanaan daerah tingkat Provinsi dan Kabupaten / Kota,” terang Zahri.

Drs. Zahri mengharapkan agar mampu menciptakan konsep-konsep yang handal guna mempercepat terwujudnya dasar kebijakan dan strategi dalam pembangunan kependudukan keluarga berencana serta pembangunan keluarga khususnya di Kabupaten Aceh Timur dan Aceh pada Umummnya,” demikian pungkasnya.

Sebelumnya, Leny Rodiana, SE Sekretaris Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Aceh Timur dalam laporannya menyebutkan tema rapat koordinasi KKBPK ini adalah, “pemanfaatan data profil (Parameter dan Proyeksi) program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) sebagai input perumusan kebijakan dan strategi perencanaan daerah”.

“Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta dari OPD dan instansi terkait guna mempercepat terwujudnya dasar kebijakan dan strategi dalam pembangunan kependudukan, keluarga berencana serta pembangunan keluarga di Kabupaten Aceh Timur,” demikian kata Leny.

Sementara itu Drs. Sahidal Kepala Perwakilan BKKBN Provins Aceh mengatakan, sebagaimana visi dan misi BKKBN untuk Menjadi lembaga yang handal dan dipercaya dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualiatas maka BKKBN lebih fokus kepada kependudkan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga,” demikian katanya.(Rusdi Hanafiah).

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.