Minggu, 10 Februari 2019

Salah Tuduh, Peminta Sumbangan Berurusan Dengan Polsek Margorejo

    2/10/2019   No comments

MOKI, PATI-Diduga mencuri gelang perhiasan emas, dua orang peminta sumbangan dilaporkan warga Desa Badegan ke Polsek Margorejo.

Kronologis kejadian tersebut, pada hari Sabtu, 9 Pebruari 2019 sekitar pukul 12.00 wib Sulistiowati cucu Pasmi warga Desa Badegan Rt. 2/3 Kec. Margorejo Kab. Pati melihat neneknya yang semula menggunakan gelang emas, namun setelah itu diketahui saksi berubah menggunakan gelang karet, kemudian saksi menduga karena satu jam sebelumnya ada orang yang meminta sumbangan mendatangi rumah nenek Pasmi tersebut.

Kemudian nenek Pasmi ditanya dan menjawab bahwa gelangnya diambil orang dan diganti dengan gelang karet, setelah itu Sulistiowati bersama Ahmad Joko Setiono, Tugiman dan Kuntari mencari keberadaan peminta sumbangan tersebut dan berhasil ditangkap dan dibawa ke rumah Kepala Desa Badegan dengan tujuan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan karena banyak masyarakat yang berdatangan untuk melihat kejadian tersebut kemudian meminta bantuan Bhabinkamtibmas untuk membawa ke Polsek Margorejo.

Polsek Margorejo setelah menerima laporan dari warga tentang adanya penipuan yang dilakukan oleh peminta sumbangan yang mengatasnamakan untuk yayasan kemudian diamankan oleh warga karena diduga telah mengambil sebuah gelang emas milik mbah Pasmi, 79 th, warga Desa Badegan Rt. 2/3 Kec. Margorejo Kab. Pati yang tinggal sendirian di rumah senilai 2 juta rupiah.

Selanjutnya Bhabinkamtibmas bersama kanit reskrim, piket Reskrim dan piket Intel mengamankan kedua orang yang diduga mengambil gelang milik warga tersebut di Polsek Margorejo untuk dilakukan pemeriksaan.

Kedua orang perempuan Munipah dan Matoah asal Ds. Paulan Rt. 3/5 Kec. Bonang Kab. Demak diamankan oleh Polsek Margorejo.

Dari hasil pemeriksaan oleh unit Reskrim Polsek didapat keterangan, Sulistiowati tidak mengetahui kedua peminta tersebut masuk rumah nenek Pasmi, dan saksi hanya beramsumsi bahwa peminta sumbangan biasanya menghipnotis korban utk diperdaya dan diambil barangnya.

Dari hasil pemeriksaan korban di rumah nenek Pasmi yang bersangkutan pada saat itu tidur, setelah bangun gelangnya sudah tidak ada dan tidak mengetahui ada orang masuk dan mengambil gelangnya.

Pemeriksaan kedua orang diduga pelaku tidak ditemukan barang bukti berupa gelang dan pelaku tidak merasa minta sumbangan di rmh nenek Pasmi tersebut.

Pada saat ditanyakan kepada korban surat bukti pembelian/kepemilikan gelang emas tersebut korban tidak dapat menunjukkan. (Aris)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.