Sabtu, 02 Februari 2019

Sempat Dikabarkan Hilang, Lima Nelayanan Asal Dungke Ditemukan Di Pelabuhan Situbondo

    2/02/2019   No comments

MOKI, Sumenep -  Lima nelayan asal Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang dikabarkan menghilang diperairan Pulau Sapeken  ditemukan dalam keadaan selamat di Pelabuhan Pecarron Situbondo. Sabtu, (2/2/2019).

Kepal Dinas (Kadis) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abd Rahman Riadi menerangkan, lima nelayan asal Kecamatan Dungke yang sempat dikabarkan hilamg di temukan dengan keadaam selamat di Pelabuhan Pecarron Situbondo.

"Alhamdulillah kelima nelayan tersebut dalam keadaan selamat," katanya (2/2/19)

Rahman menjelaskan, tadi malam (01/02/2019) sekitar pukul 11.50 malam, salah seorang nelayan yang dikabarkan putus kontak atas nama Muhlis menghubungi keluarganya. Dia memberitahu bahwa dia bersama empat nelayan lainnya sedang di Pelabuhan Carron, Kabupaten Situbondo. Berdasarkan informasi yang didapat pihaknya, perahu yang ditumpangi lima nelayan itu mengalami trouble, yaitu mesinnya meledak. Sehingga perahu itu terbawa arus dan terkatung-katung.

"Ternyata kapal yang di tumpangi ABK mengalami Trouble Mesin (Meledak) sehingga kapal terbawa arus," jelasnya.

Bahkan kata Rahman posisi kemarin siang lima nelayan asal Kabupaten Sumenep itu masih ada di laut (sekitar laut bali) dan hingga pukul 17.00 sore masuk Laut Situbondo.

"Saat ini Kapal Bersama para ABK berada di Pelabuhan Pecarron Situbondo" tutupnya.

Sebelumnya diberitakan,  Lima nelayan asal Dungke yang dikabarkan hilang, mereka berangkat dari Desa Romben Barat, Kecamatan Dungkek, menuju Sapeken. Setelah sekitar satu bulan sebih mereka bermaksud pulang dari pulai Sapeken pada 28 Januari lalu.

Namun karena cuaca buruk, akhirnya mereka berlabuh di Kangayan daerah Takat. Sehari berikutnya, Selasa, 29 Januari 2019, sekitar pukul 04.00 WIB mereka memberikan kabar kepada keluarganya.
Setelah cuaca membaik, sekitar pukul 10.00 WIB., mereka berangkat kembali melanjutkan perjalanan pulang dari Kangean menuju Desa Romben Barat kec. Dungke, akan tetapi setelah lewat pukul 10.00 WIB., para nelayan itu sudah tak bisa lagi dihubungi. (Sar)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.