Jumat, 22 Maret 2019

Dugaan Adanya Keterlibatan PT. Agro Wiyana Rusaknya Jalan di Desa Telok Kayu Putih

    3/22/2019   No comments

MOKI, JAMBI-Mobil pengankut Tandan Buah Segar (TBS) milik PT. Agro wiyana, perusahan perkebunan kelapa sawit di desa Telok Kayu Putih, Kecamatan 7 Koto Ulu adalah salah satu penyebab jalan Jambi Agung, "Desa Telok Kayu Putih" kian rusak parah. Jumat, 22/03.

Pasalnya diduga mobil - mobil bertonase besar dan muatan yang melebihi kapasitas dengan kondisi jalan Tanah kuning  memaksakan tetap lewat di jalan tersebut, meskipun dalam keadaan hujan.

Apalagi setelah hujan ??? biasanya driver Mobil pengangkut Tandan Buah Segar milik PT. Agro Wiyana sengaja memasang Rantai pada ban mobil supaya mobil tetap bisa berjalan dan tidak terpuruk inilah yang membuat kian parahnya kondisi jalan tersebut. Terang arrahman Kades "Teluk Kayu Putih".melalui via telpon jumat (22/03).

Sehingga masyarakat sekitar malah merasa dirugikan dengan hadirnya perusahaan di sekitar mereka bukan merasa diuntungkan.
Dengan alasan jalan kami jadi Rusak!!!!!

Baca juga :>>
https://www.kabar-investigasi.com/2019/03/jalan-berlumpur-seperti-lirik-lagu.html

Diduga PT Agro Wiyana tidak pernah adak keinginan untuk menjadi salah satu pelopor dari kian banyaknya perusahaan di Kabupaten Tebo, untuk membangun desa setempat, hal ini terkait dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau Corporate Social Responsibility ("TJSL").

TJSL tidak hanya mengenai kegiatan yang dilakukan perusahaan dimana perusahaan ikut serta dalam pembangunan ekonomi masyarakat setempat, tetapi juga terkait kewajiban perusahaan dalam melestarikan lingkungan.

Sebagi mana telah diatur dan di amanahkan sesuai  Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas ("UUPT") serta Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perseroan Terbatas ("PP 47/2012"). (Hadi Prabowo)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.