Rabu, 20 Maret 2019

Miris !!! Diduga Dianiaya Oknum Gurunya Sendiri Siswa SMA Di Sumenep Meninggal Dunia

    3/20/2019   No comments

MOKI, Sumenep - Sungguh malang nasib ADR (Inisial laki laki) siswa kelas Xl A salah satu SMA di Sumenep, Madura, Jawa Timur mengembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit Pamekasan akibat Dugaan penganiayaan yang dilakukan salah satu oknum gurunya sendiri.

Peristiwa itu berawal saat ADR (17), mengikuti mata pelajaran agama. Saat jam pelaran berlangsung, ADR dikabarkan tidak mengerjakan tugas dan malah tertidur dibangku kelas. Hingga oknum guru tersebut marah. Lalu memukul korban dengan gayung, dan mengena pada bagian kepala.

“Selang berapa lama dari peristiwa itu, korban mengalami pusing dan kejang-kejang. Oleh karenanya, kami membawa korban ke Puskemas lenteng. Namun disana tidak sanggup, hingga kami membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moh Anwar Sumenep,” kata Restiani.

Namun, dari pihak rumah sakit umum daerah menyarankan korban untuk dirujuk kerumah sakit Pamekasan. Sebab, keterbatasan peralatan.

Kemudian, sesampainya di rumah sakit Pamekasan, Dokter menyatakan jika korban mengalami pembekuan darah akibat benturan benda keras di kepala.

Hal itu dibuktikan dari hasil Foto Rongen, dan diketahui bahwa di kepala korban ada pembekuan darah, khususnya  di otak belakang.

“Makanya korban sempat mengalami kejang-kejang, karena pada otak bagian belakangnya ada pembekuan darah. Selanjutnya oleh dokter rumah sakit Pamekasan, korban disarankan dirujuk ke rumasakit surabaya,” ucapnya.

Oleh karena itu, sebelum keluarga korban membawa ADR ke rumah sakit di Surabaya, korban sudah meninggal dunia pada hari Senin (18/3).

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Moh. Heri membenarkan adanya laporan penganiayaan siswa oleh oknum guru di SMA tersebut.

Dirinya mengaku, bakal segera membentuk tim untuk melakukan penyelidikan, terkait dugaan kasus penganiayaan tersebut, hingga menyebabkan korban meninggal.

Sementara Wiwik Hawiyah Karim SH, sebagai kuasa hukum korban, berharap Penyidik Polres Sumenep, khususnya Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) supaya segera memproses kasus tersebut, dan segera menangkap pelakunya.

“Harapan kami, penyidik segera memproses kasus ini, dan menindak pelakunya sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya. (Sar)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.