Sabtu, 13 April 2019

Dani Garamba, SH., Seorang Tokoh Politik, Berharap Pada Pemilu 2019 Menjadi Pemilih Yang Cerdas

    4/13/2019   No comments

MOKI, Nias Selatan-Salah seorang tokoh politik Dani Garamba, SH., Yang juga sebagai mantan anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan selama 2 Periode pada tahun 2004 s.d 2014  di Daerah Pemilihan (Dapil) VI (Enam) Pulau-Pulau Batu siap bertarung pada Pemilihan Umum 17 April 2019 yang akan datang disampaikan di kediamanya, Jumat (12/04/2019)

Dani Garamba yang akrab dipanggil Bung Dangar bertekad untuk berkomitmen untuk tampil pada pemilihan umum 2019 ini sebagai calon Legislatif Kabupaten/Kota untuk menjadi pelayan masyarakat menyampaikan seluruh aspirasi masyarakat Kepulauan Batu pada khususnya.

Bung Dangar berharap pada pemilihan kali ini supaya masyarakat khususnya Kepulauan Batu menjadi pemilih yang cerdas tanpa memandang Money Politik.

"Saya berharap untuk pemilihan kali ini seluruh masyarakat kepulauan Batu menjadi pemilih yang cerdas dengan tanpa memandang sisi lain seperti tahun sebelumnya terlena dengan kepentingan material tanpa memikirkan nasib masyarakat 5 tahun kedepan.

Saya Nomor urut 1 (Satu) dari partai Nasdem An. Dani garamba siap menjadi pelayan masyarakat 5 tahun kedepan untuk mendengarkan keluh resah masyarakat tentang apa yang menjadi kepentingan masyarakat kepulauan Batu.

Kepulauan Batu terdiri dari 7 Kecamatan yaitu Kecamatan Pulau-Pulau Batu, Kecamatan Hibala, Kecamatan Pulau-Pulau Batu Utara, Kecamatan Pulau-Pulau Batu Timur, Kecamatan Pulau-Pulau Batu BarĂ¡t, Kecamatan Tanah Masa, Kecamatan Simuk.

Daerah ini sangat memprihatinkan dimana wilayah ini terpisah dari Daratan Wilayah Kabupaten Nias Selatan Propinsi Sumatera Utara dan memiliki keunikan tersendiri yang memiliki 101 Pulau. "Tambah Bung Dangar.

Ketika beberapa awak media konfirmasi terkait dengan komitmennya untuk tampil pada pemilihan calon legislatif Kabupaten/Kota sementara pada pemilihan umum periode tahun 2014 s.d 2019 beliau kalah.

"Kita bukan kalah tapi dikalahkan oleh oknum (tidak mau menyebutkan nama), Pesta Demokrasi waktu itu memang jelas dikangkangi oleh oknum-oknum tertentu. Dan sudah jelas-jelas dimata publik/Dunia bahwa setiap pesta demokrasi di Kabupaten Nias Selatan jelek alias zona merah.

Waktu pleno di tingkat Kabupaten/Kota masa iya pemenang yang hanya mendapatkan suara ± 600-an sementara yang ribuan suara kalah, contohnya seperti Saya "Dani Garamba" yang notabenenya mendapatkan suara ribuan tapi dikalahkan. Demikian temen-temen seperjuangan juga yang memiliki suara ribuan tapi dikalahkan, "Kesal Dangar.

Harapan kita untuk Pemilihan tahun ini supaya masyarakat jangan ada yang Golput, mari kita sosialisasikan kepada masyarakat kita untuk meluangkan waktu memberikan hak pilihnya di TPS (Tempat Pemungutan Suara) sesuai dengan hati nurani tanpa di intimidasi maupun dipaksa karena sesuatu seperti halnya yang sudah melekat pada setiap para kontestan MONEY POLITIK (Politik uang).

Mari masyarakat kepulauan Batu pada Hari Rabu tanggal 17 April 2019 datanglah ke TPS berikanlah hak pilihmu sesuai dengan hati nuranimu tanpa melirik kiri dan kanan karena memberikan waktu 5 menit ke bilik suara akan menentukan nasib kita masyarakat kepulauan Batu 5 tahun Kedepan. (Doeha)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.