Jumat, 31 Mei 2019

Jalan Ditanami Pohon, Warga Tidak Paham Tahapan Pembangunan Infrastruktur dan Bisa Dipidana

    5/31/2019   No comments

MOKI, PATI-Akhir-akhir ini banyak masyarakat menyebarkan dan mengunggah di Medsos Jalan rusak di wilayah Kabupaten Pati dengan ditanami pohon, yang sering buat menanam adalah pohon pisang dan tulisan mengkritik Bupati  Pati H. Haryanto, SH. MM. M.Si.

Saat ini yang lagi rame adalah Jalan Jolong 1 Desa Klakah Kasihan, Kecamatan Gembong yang ditanami pohon pisang dan ada papan tulisan "Maaf jalan ini sudah jadi ladang" dan "Jalan ini tidak srmukus janji kampanye bos".

Kepala Desa Klakah Kasihan Aris saat ditemi MOKI membeberkan, "Kami sudah mengajukan anggaran ke Pemkab katena Jalan tersebut kewenangan Kabupaten dan sudah direspon. Cuma masyarakat tidak paham tahapan pembangunan insfrastruktur. Tidak mungkin Jalan-jalan yang rudak di seluruh wilayah Kabupaten langsung bisa diperbaiki oleh Pemkab. Jadi prrlu proses tahap demi tahap,"bebernya.

Dari keterangan Kasi Jalan Dinas PU Kabupaten Pati Hasto, Pemerintah sudah merencanakan anggaran sebesar 1,5 Miliar agar Jalan tersebut bisa diperbaiki dengan kualitas Hotmik. Sementara ini amggaran perubahan 2019 juga sudah menganggarkan sebesar Rp. 200 Juta untuk perbaikan jalan Jolong 1 tersebut.

"Kami sudah mengajukan anggaran untuk Jalan Jolong 1 sebesar Rp. 1,5 Miliar untuk spesifikasi Hotmix. Tapi, karena kerusakan jalan sudah sangat mendesak untuk diperbaiki, sementara kami menganggaran sebesar Rp. 200 Juta pada anggaran perubahan 2019. Karena Jalan wilayah Jolong jadi prioritas Pemerintah Kabupaten Pati sebagai wilayah Wisata,"kata Hasto.

Agung Widodo, SH Pakar Hukum menjelaskan,"Trennya Medsos masyarakat harus bisa lebih dewasa dan tidak gampang mengunggah berita yang belum diketahui pasti. Mengunggah jalan rusak dengan ditanami pohon bisa dikenakan pasal perbuatan tidak menyenangkan dan UU ITE. Apakah masyarakat tahu kalau Jalan trrsebut sudah dianggarkan untuk perbaikan? Kalau sudah dianggarkan untuk diprrbaiki kan sama saja menjelekan Pemerintah Kabupaten Pati. Harusnya masyarakat kalau melihat jalan yang rusak lebih santun kordinasi dengan Pemerintah desa setempat supaya mendapatkan informasi yang valid sehingga tidak menebar kebencian,"jelasnya. (Aris)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.