Minggu, 19 Mei 2019

Kasus Dugaan Penganiayaan Terhadap Wartawan Kembali Terjadi Lagi

    5/19/2019   No comments

MOKI, Sumenep - Kasus dugaan penganiayaan terhadap salah satu wartawan Sumenep, Madura, Jawa Timur terjadi kembali, kali ini menimpa Biro "Pilarpos" Sumenep Igusti Madani asal Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep.

Ketua GMBI Wilter Madura Kholid bersama kuasa hukum Igusti Madani hari Sabtu mendatangi Polsek Pasongsongan menanyakan  perkembangan kasus penganiayaan yang diduga di lakukan tetangganya sendiri berinisial RF Warga Dusun Benteng, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan  Sumenep.

"Kami mendatangi Polsek Pasongsongan menayakan sejauh mana perkembangan kasus tersebut," kata Kholid, Minggu (19/5/19)

Lanjut Kholid menjelaskan, kejadian bermula saat Agus sapaan akrabnya (korban) hendak pulang dari rumah orang tuanya pada hari senin malam tanggal 13 Mei 2019 sekira jam 20.00 Wib. Dia (Agus) sedang mengendarai kendaraan Roda 4 merk Suzuki Ertiga keluar dari rumah orang tuanya yang berada di Dusun Benteng Desa Panaongan Kec. Pasongsongan  menuju Jalan Raya, dan sesampainya di sebelah timur jembatan gantung Desa setempat Agus didatangi seseorang berinisial RF dan langsung menghantam kepalanya.

"Korban hanya bisa menangkis dan menyelamatkan diri, akibatnya jari tangan korban luka," jelas Kholid.

Sementara Chandra kurniawan, SH Kanit Reskrim Polsek Pasongsongan mengatakan, kasus tersebut sudah di proses sesuai ketentuan, kami belum bisa menyimpulkan,

"Kami dalam waktu dekat ini akan memanggil saksi saksi, kalau cukup bukti maka kita akan naikkan ke tingkat penyidikan," ujarnya.

Di tempat terpisah Supyadi,SH selaku kuasa hukum pelapor berharap polisi segera mempercepat kasus ini dan klaiennya mendapat keadilan yang seadil adilnya.

"Saya berharap polisi segera memproses kasus ini dan klaien saya mendapatkan keadilan," pungkasnya.(sar)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.