Kamis, 23 Mei 2019

Terkait Dugaan Pembohongan Publik, Alwi Bisa di Pidana

    5/23/2019   No comments

MOKI, JAMBI-Alwi kades tanjung pucuk Jambi kecamatan tujuh koto terkesan bungkam terkait dugaan kebohongan publich yang disampaikannya kepada repoter kabar-investigasi. Rabu, (22/05/19).

Pasalnya terkait informasi yang didapat oleh reporter kabar investigasi ,bahwa pencairan DD untuk Desa tanjung pucuk jambi selama alwi menjabat kades sudah ada dua kali pencairan.

Baca juga :>> https://www.kabar-investigasi.com/2019/05/alwi-kades-tanjung-pucuk-jambi-menepis.html

Pecairan DD tahap ketiga pada november 2018, sementara Alwi sudah dilantik sebagai kepala desa definitif pada bulan september , dan pencairan DD tahap pertama di tahun 2019 sebanyak 20% jadi bisa disimpulkan bahwa sudah 2 kali alwi melakukan pencairan DD namun tidak diakui olehnya.

Akan tetapi pengakuan Alwi menerangkan kepada reporter media online kabar-investigasi bahwa selama menjadi kades baru satu kali pencairan DD serta tidak mengakui dugaan tudingan bahwa DD masuk kantong pribadinya.

Baca juga :>>https://www.kabar-investigasi.com/2019/05/disinyalir-ada-dugaan-pembohongan.html

Jika terbukti dugaan tersebut benar adanya alwi kades tanjung pucuk Jambi dapat di pidanakan dengan Pasal 55 undang - undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang berbunyi, Setiap Orang yang dengan sengaja membuat Informasi Publik yang tidak benar atau menyesatkan dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).(Hadi Prabowo)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.