Kamis, 29 Agustus 2019

PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan Sandang PMMT HACCP

    8/29/2019   No comments

MOKI, HALSEL- Kabar gembira bagi Masyarakat Maluku Utara, Khususnya Masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan, Saat ini PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan telah mendapatkan Sertifikat Penerapan Program Manajemen Mutu Terpadu Berdasarkan Konsep HACCP, Kamis (29/8/2019).

Hal ini sesuai dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang akan menerapkan sertifikasi Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) terhadap semua Unit Pengolahan Ikan (UPI).

PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan, Senin (19/8) lalu, mendapat kunjungan dari Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Persero), Mochammad Yana Aditya.

Dalam kunjungannya ke Halsel, Dirut PT Perikanan Nusantara (Persero) memberikan perhatian khusus kepada PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan.

Yana Aditya, juga memuji adanya potensi perikanan yang besar di Halmahera Selatan. Dirinya berharap adanya HACCP yang dimiliki oleh PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan, semakin meningkatnya kualitas hidup manusia dan semua produk makanan yang dikonsumsi harus memenuhi standar kesehatan.

Plt Branch Manager PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan,
Parlindungan Sitorus, saat ditemui diruang kerjanya, menjelaskan terkait jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan diperlukan sebuah sistem jaminan mutu dan keamanan pangan yang artinya upaya pencegahan dan pengendalian yang harus diperhatikan dan dilakukan sejak praproduksi sampai dengan pendistribusian untuk menghasilkan hasil perikanan yang bermutu dan aman bagi kesehatan manusia.

Sitorus juga mengungkapkan, saat ini PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan, Sejak penggabungan tahun 2005 sampai saat ini fasilitas yang dibangun diantaranya Pabrik Es Kapasitas 20 Ton, Coldstorage 2 Unit dengan kapasitas masing-masing 100 Ton, Air Brast Freezer (ABF) sebanyak 5 Unit dengan kapasitas masing-masing 3 Ton.

Disamping itu, Perikanan Cabang Bacan juga memiliki armada yang di fungsikan sebagai Coldstorage terapung dengan kapasitas 150 Ton, Air Brast Freezer (ABF) 12 Ton sebanyak 4 Unit dan kapal penangkap KM Samudra 32. Operasi kapal ini sistemnya bagi hasil dengan nelayan.

PT Perikanan Nusantara Cabang Bacan menginginkan ada standar kelayakan Unit Pengelolaan Ikan (UPI). Hal tersebut setelah dilakukan inspeksi oleh karantina mulai dari pelatihan.

Perjalanan tersebut menghasilkan PT Perikanan Nusantara Cabang Bacan dapat menyabet Rate/Peringkat B, Unit Pengelolaan Ikan (UPI) dalam menerapkan dan memenuhi persyaratan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sertifikat penerapan program manajemen mutu terpadu berdasarkan konsep HACCP itu, langsung diterima oleh PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan pada tanggal 16 Agustus 2019 bertempat di Hotel Grand Daffam Ternate.

"Penyerahan Sertifikat itu diserahkan oleh Dinas Perikanan dan Karantina dalam acara BUMN Hadir Untuk Negeri," ungkapnya

Atas capaian predikat ini, lanjut Sitorus mengatakan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara khususnya Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan mendukung penuh serta mendorong supaya hasil ekspor Ikan langsung dari Halsel.

Hal tersebut dibuktikan adanya PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan saat ini sudah banyak bermitra dengan Nelayan Halmahera Selatan demi meningkatkan produksi, "kami memakai sistem jemput bola, artinya daerah-daerah yang susah dijangkau kami langsung ke lokasi tersebut untuk membeli hasil tangkapan. Pernah kami ke bibinoi, songa dan bori untuk membeli hasil tangkapan" ujar Sitorus, pria yang baru saja ditunjuk sebagai Plt PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan.

Pria asal Tapanuli Utara, ini juga membeberkan bahwa, saat ini PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan, melalui stok Ikan banyak di pasarkan di Jakakarta, Surabaya dan Bali, selain itu pabrik yang ada di Bitung juga selalu memesan pasokan ikan yang ada di Perikanan Nusantara Cabang Bacan.

"Paling banyak yang di pesan adalah ikan baby tuna, ikan deho, ikan layang/momar, ikan kembung, ikan dasar dan ikan cakalang. Bagi mereka mutu ikan di halsel sangat diakui kwalitasnya,"akuinya

Sertifikat Penerapan Program Manajemen Mutu Terpadu Berdasarkan Konsep HACCP, masih kata Sitorus, mengatakan saat ini PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan sudah mengeksport Ikan Ke negara Jepang melalui pasar Jakarta.

Dirinya berharap kedepannya PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Bacan berupaya dapat bermitra dan merangkul seluruh nelayan di Halsel agar hasil tangkapannya dibeli dan ditampung langsung oleh Perikanan Cabang Halsel guna memperlancar proses ekspor Ikan ke negara tetangga.

"Hal ini kami lakukan agar dapat mensejahterakan para nelayan yang ada di Halsel,"harapnya.

Bukan hanya itu, Sitorus juga mengatakan bahwa saat kunjungan kerja Direktur Utama, Cabang Bacan langsung diperintahkan harus buka 1x24 Jam, "ini dilakukan agar para nelayan yang menjual hasil tangkapannya langsung diterima dan pembayarannya hari itu juga," tutupnya. (Adhy)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.