Selasa, 13 Agustus 2019

Warga Srikaton Menuntut Leles Dibebaskan

    8/13/2019   No comments

MOKI, PATI-Karnaval sedekah bumi Dukuh Watur, Desa Srikaton, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati di manfaatkan warga untuk menuntut agar Leles dibebaskan dari penjara. Senin, 12/8/2019.

Leles salah satu warga Dukuh Watur yang mendekam dipenjara dengan tuduhan pencurian kayu Jati atas laporan Kepala Desa Srikaton.

Sehingga warga murka, sudah segala cara dilakukan warga Dukuh Watur untuk membela Leles. Mulai dari bergotong royong iuran untuk digunakan mensuport karena Leles tulang punggung anak seorang janda tua yang hidup dirundung kemiskinan.

Jadi, moment karnaval sedekah bumi dimanfaatkan warga untuk menuntut keadilan buat Leles dengan menghias mobil berondol dibuat seperti jeruji besi dengan tulisan bebaskan Leles.

Sudarko seorang tokoh Dukuh Watur kepada MOKI mengatakan,"Benar dalam karnaval ada sekelompok rombongan peserta yang menghias mobil berondol seperti rumah tahanan dan ditulisi "Bebaskan Leles". Jadi ini bukti kesolitan warga Srikaton yang tidak rela Leles dipenjara. Karena kami tahu siapa itu Leles, salah satu warga yang hidupnya saja serba kekurangan, ibunya bernama Lasmirah dengan ditahannya Leles hidup seorang diri sehingga makan saja menunggu uliran tangan dari tetangga. Karena Leles adalah tulang punggung keluarga dari mbah Larmirah,"katanya.

"Jadi, semua warga Srikaton menuntut agar Leles dibebaskan, kalau memang dianggap salah tidak harus menjebloskan Leles ke penjara. Sebagai pemimpin kan harus mengayomi warganya, kalau salah satu warga yang dianggap salah ya dirembuk saja ditingkat desa kan selesai,"kata Sudarko lagi.

Dijebloskannya Leles ke penjara membuat keprihatinan seluruh warga Srikaton, karena dianggap sudah tidak ada keadilan lagi. (Aris)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.