Sabtu, 14 September 2019

BNNK Langsa Gelar Implementasi, Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN)

    9/14/2019   No comments

MOKI - LANGSA :  Aceh memasuki zona lampu merah maraknya peredaran narkoba, hal ini harus menjadi perhatian dan tanggungjawab bersama untuk melakukan upaya pencegahan.

Demikian kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Drs H Faisal Abdul Naser, MH saat menyampaikan implementasi instruksi presiden (Inpres). No. 6 Tahun 2018 tentang rencana aksi Nasional (RAN) pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika (P4GN) di Vitra Convention Hall, Kamis (12/9/2019).

Aceh ini sudah lampu merah, disini peran kita untuk menyembuhkan dan memperbaiki, jangan sampai sejengkal tanah Aceh menjadi lahan peredaran Narkoba"tegas Faisal.

Menurutnya, kejahatan narkoba sangat terkoordinir oleh narkoba dari mulai udara, darat bahkan laut yang menjadi jalur untuk penyeludupan barang haram. Selain itu juga, Faisal, jumlah pencucian uang cukup banyak dan sistemnya transaksi bersifat cash, setiap tahunnya Aceh kehilangan Rp. 30 Triliun yang hilang beredar karena ulah bandar" ujarnya.

Sejauh ini, tantangan dunia terhadap narkoba, yakni, harus ada langkah kongkret berupa penangkapan bandar narkoba, hukuman mati serta perampasan aset bagi bandar.

BNNP Aceh sendiri berhasil mengungkap dan memutus sindikat jaringan sejak 2017 hingga Agustus 2019 sebanyak ganja 2.850.466.20 gram, ladang ganja 60 Ha, sabu 3.650.512.23 gram, pil ekstasi 85.250. butir dan pil happy five 20.000 butir.

Dikatakan Faisal lagi, untuk terdakwa kasus narkotika tuntutan pidana mati pada 2018 meliputi di Kejari Aceh Utara 7 terdakwa, Kejari Aceh timur 12 terdakwa dan 1 terdakwa banding. Sedangkan untuk jumlah narapidana kasus narkotika di lapas atau rutan Aceh untuk bandar atau pengedar sebanyak, 2.491 orang dan untuk pengguna sekitar, 1.624 orang sepanjang 2018.

"Kita jangan mau diatur bandar, tapi kita harus cegah dan berantas bandar narkoba yang ada di Aceh. Sebagai musuh bersama, kepada segenap babinsa, Babinkantibmas serta geuchik (kepala desa) mari kita tumpas bandar narkoba dilingkungan kita." Pinta Brigjend Faisal.

Terlaksananya acara, implementasi instruksi presiden (Inpres). No. 6 Tahun 2018 tentang rencana aksi Nasional (RAN) pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika (P4GN) hadir Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Drs H Faisal Abdul Naser, MH. Kepala BNNK Langsa, Navri Yulenny SH, MH. Waka Polres Langsa Kompol Budi Darma SH, Babinsa, Babinkantibmas, para Geuchik dan undangan lainnya.(Rusdi Hanafiah).

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.