Kamis, 12 September 2019

Sat Reskrim Polres Langsa Geledah Perjudian Online, 5 Orang Terciduk

    9/12/2019   No comments

Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan SIK MSc, sedang menyampaikan beberapa pelanggaran judi online terhadap tersangka yang didampingi Kasat Reskrim Iptu Arief S Wibowo SIK, Kamis (12/9/2019).
MOKI - LANGSA :  Polisi Resort (Polres) Langsa, kali ini Sat Reskrim Polres setempat, melakukan Pengerebekan di sejumlah warnet di Kota Langsa. Hal ini disampaikan Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc di dampingi Kasat Reskrim Iptu Arief S Wibowo SIK saat menggelar press reliss di halaman Mapolres setempat. Kamis (12/9/2019).

Satreskrim Polres Langsa, berhasil meringkus 5 orang pelaku judi Online dan beberapa alat bukti seperti Komputer , Cip Sbobet dan sejumlah uang tunai merupakan batang bukti, hasil judi sbobet di sejumlah warnet yang ada di Kota Langsa." Ujarnya.

Adapaun identitas pelaku diantaranya,
SS,30. Operator, Penyedia Fasilitas dan penjual ID Sbobet asal warga Paya Bujuk Seuleumak Lorong Starky Kec. Langsa Baro, JD, 29. Pemain Sbobet status Pelajar warga Dusun Mutaqqin Desa Sungai Pauh Firdaus Kec. Langsa Barat, IM, 22. Operator, Penyedia Fasilitas dan penjual ID Sbobet status Pelajar warga Dusun Glumpang Desa Ulee Glee Kec. Idi Timur Kab. Aceh Timur.

Kemudian, FR, 31. Operator, Penyedia Fasilitas dan penjual ID Sbobet) Seorang Wiraswasta, warga Dusun III Ganpong Meutia Kec. Langsa Kota dan AA ,35. Operator, Penyedia Fasilitas dan penjual ID Sbobet pekerjaan Nelayan  warga Sungai Pauh Induk Kec. Langsa Barat.

Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan SIK, memberikan himbauan dihadapan 5 tersangka yang baru saja melanggar pasal perjudian jenis sbobet, karena judi online ini dapat merugikan diri sendiri dan keluarga, apalagi sumber kejahatan berawal akibat gara - gara kekalahan judi dan akhirnya timbul kejahatan lain." Katanya.

Lanjut Andy Hermawan, judi itu dilarang dalam agama, maka dalam pemberantasan judi online khususnya di kota Langsa, terhadap 5 Pelaku ini, terjerat pasal judi online, Pasal 18 dan Pasal 20 (Penjual ID, penyedia Fasilitas).

Sesuwai Qanun Provinsi Aceh No. 6 tahun 2014 dengan ancaman hukuman Pasal 18 sebanyak12 kali sampai 30 kali cambuk hukuman, Pasal 20 sebanyak 45 kali cambukan.

Perjudian Online, juga di terapkan Pasal 45 (3) UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2018 tentang ITE dengan ancaman hukuman 6 (enam) tahun penjara atau denda sebesar Rp 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah)." Tutup Kapolres.(Rusdi Hanafiah).

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.