Selasa, 17 September 2019

Soal Oknum Guru Fungsional Non PNS Rangkap Jabatan, LSM SIDIK Tuding Kemenag Sumenep Tidak Tegas

    9/17/2019   No comments

MOKI, Sumenep - Kasus oknum guru fungsional non PNS rangkap jabatan di Kecamatan Ganding Ketua LSM SIDIk Syaiful Bahri tuding Kemenag Sumenep tidak tegas.

"Kasus ini di duga ada pembiaran oleh kemenag Sumenep," kata Syaiful Bahri  Ketua LSM Sidik Sumenep. Selasa (17/9)

Lanjut dia, seharusnya pihak kemenag Sumenep melakukan pengawasan dan kontrol  ke bawah agar tidak terjadi rangkap jabatan oleh oknum  guru fungsional non PNS yang mendapat aliran dana sertifikasi.

"Guru yang menadapat  sertifikasi mengajar  harus memenuhi 24 jam selama satu minggu," jelasnya.

Sambung dia, ini membuktikan kelemahan kemenag sumenep dalam pengawasan dan kontrol ke bawah, sepertinya aturan hanya sekedar di ucapkan saja, kenyataannya masih ada beberapa oknum guru fungsional non PNS rangkap jabatan,

"Bagaimana mau memberikan pelayanan kepada masyarakat  dan mengajar maksimal kalau masih sibuk mengajar di sekolah, atau sebaliknya sibuk kerja di perangkat desa," ujarnya.

Sementara Tawil Kasi Pedma Kemenag Sumenep menegaskan guru fungsional non PNS yang menerima sertifikasi tidak rangkap jabatan,

"Mereka yang mendapat dana sertifikasi sudah memenuhi prosedur yang ada dan memberikan surat pernyataan tidak merangkap jabatan," jelasnya,

Lanjut Tawil, pihaknya  sudah melakukan kontrol pengawasan guru yang menerima sertifikasi

"Dari daftar hadir, jam kerja, pembagian tugas mereka memenuhi syarat dan di tandatangani kepala sekolah, jadi data yang masuk ke kami akurat," terangnya.

Lanjut dia, ketika muncul permasalahan  di bawa tidak ada hubungannya dengan kami, itu menyangkut kepada personilnya buat keterangan palsu atau tidak,

"Kalau memang bener rangkap jabatan terserah mereka  yang mana yang akan di pilih," ujarnya.

Lanjut tawil, tapi yang masuk ke kami semuanya fik memenuhi syarat,

"Kami sangat hati-hati dalam hal ini, kalau tidak memenuhi syarat dan tidak memberikan surat pernyataan tidak rangkap jabatan, ya tidak dapat dana sertifikasi," tutupnya. (Sar)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.