Minggu, 27 Oktober 2019

Melahirkan Kader Yang Mampuh Berpikir Kritis Dan Mampuh Merangkai Kata Kreatif, PMII PK. 45 Ummu Gelar Mapaba

    10/27/2019   No comments

MOKI, Labuha – Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat 45 UMMU Menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) dengan dilibatkan jumlah pesertanya 42 orang. Mapaba yang berlangsung di pantai Jambula Ternate Selatan, Minggu 27 Oktober 2019.

Mapaba tersebut dihadiri oleh ketua Cabang PMII Kota Ternate dan juga beberapa ketua komisaroat lainnya, Mapaba yang diberikan tema: Merawat Nalar, Menjaga Tradisi PMII ini berlangsung selama tiga hari dimulai pada Jumat hingga pagi tadi yang di akhir kegiatan itu diakhiri dengan pembayatan

Ketua panitia mapaba kepada wartawan media ini mengkatan, Mapaba ini dilakukan dengan tema yang suda kami gagas bersama anggota panitia lainnya karena memang sekarang realitasnya ada beberapa ormas yang kurang mampuh membaca isu-isu nasional yang kemudian memiliki perangkap dibalik itu.

"ada isu isu nasional yang perlu kita maknai bersama olehnya dengan tema ini bagaimana kita mampuh memupuk atau merawat kader-kader yang mempuh berpikir kritis dan mampuh merangkai kata demi kata yang kreatif.

 Lanjutnya, kemudian terlepas dari kegitan ini dengan tema yang sudah kami layangkan dalam kegiatan harapannya untuk tetap mempertahankan dari jumlah fanelist disetiap komisari, olehnya itu paska kegiatan ini juga kami dari komisariat 45 punya program yang sudah dihandil oleh ketua komusariat sahabat Riski Fadel, "ungkapnya

Selan itu ketua komisariat 45 Ummu dalam waktu bersamaan mengakatan bahawa, Kegiatan ini sudah di atur dalam konstitusi PMII, yg artinya kaderisasi formal yang kemudian tahapan pertama terkait dengan mapaba ini juga punya bertujuan untuk membentuk anggota baru yang kemudian menjaga nilai-nilai keislaman dan ke indonesiaan.

"Oleh karena itu bagaimana kita melahirkan kader-kader anggota PMII khususnya PMII komisariat 45 itu sendiri, sehingga dengan tema yang kemudian di gagas ini juga dapat membentuk anggota yang progres dan selalu aktif dalam ruang lingkup akademisi guna menciptakan generasi yang mencintai negara bangsa dan agama, "jeles Riski

Dirinya juga berharap, terlepas dari kegiatan ini untuk bagaiamana membuat salah satu kaderisasi yang mempelajari terkait dengan tradisi di PMII itu sendiri.

"kami berharap setelah tahapan proses kaderisasi formal ini bisa lebih terang terus memberikan pemahaman bagaimana melahirkan kader-kader anggota baru yang senang tiasa terbentuknya pribadi muslim indonesia, cakap berilmu dan bertanggung jawab serta senantiasa komitmen perjuangkan cita-cita kemerdekaan indonesia yang sesuai dengan AD/ART Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia,"paparnya

Lebih jauh Riski juga menambahkan bahwa proses ini kami juga berharap tahapan ini bisa menciptakan kader-kader yang selalu menjaga kondisi-kondisi kestabilan soal kedaeraan dengan memegaang teguh nilai dasar pergerakan, baik dari segi lingkungan segi politik apalagi kita tau bersama bahwa Maluku Utara (Malut) ini kentra dengan politik kesukuan (polotik dinasti) namun tak terlepas dari harapan saya semoga saja kader-kader kita ini bisa menjadi sebuah aset daerah yang bisa berguna untuk Agama Bangsa dan Negara,"Harap Riski sebagai Ketua Komisariat 45 Ummu itu. (Adhy)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.