Rabu, 20 November 2019

Dinas Perakim Program Unggulan Bantuan Stimulan Dan Sanitasi

    11/20/2019   No comments

MOKI, Nias Selatan-Usai menggelar pembahasan R-APBD bersama Komisi III DPRD Nias Selatan (Nisel) bersama Dinas Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (Perakim) Kabupaten Nisel diadakan konferensi pers konferensi Pers di ruang Media Center DPRD Nisel jalan Saonigeho KM. 3 Telukdalam Kabupaten Nisel Propinsi Sumatera Utara, Selasa (19/11/2019)

Sesuai hasil Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Nisel Tahun Anggaran 2020, telah disepakati untuk Dinas Perakim Kabupaten Nisel sebesar Rp. 5.613.318.000.-

Dihadiri : Ketua Komisi III DPRD Nisel Pegangan Dakhi, S.Pd didampingi Sekretaris DPRD Nisel, Firman Giawa, SH, Kabag Hukum & Risalah, Fanotona Laia, SH, M.Kn, Kabag KPK DPRD Nisel Aroziduhu Maduwu, S.Pd bersama Kepala Dinas Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Nisel, Ir. Yudika Duha dan  Sekretaris Dinas Perakim  Zamili.

Komisi III DPRD Nisel, Pegangan Dakhi, S.Pd  dalam keterangannya bahwa anggaran Dinas Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Kabupaten Nias Selatan sebesar Rp. 5.613.318.000.-“, dan setelah dibahas dan disepakati dari 9 Fraksi. Sasaran Program pengelolaan perumahan fasilitasi dan stimulan pembangunan perumahan bagi masyarakat kurang mampu serta program lingkungan sehat perumahan didalamnya  penyediaan sarana air bersih dan sanitasi dasar, beber Pegangan Dakhi.

Kepala Dinas Perakim Kabupaten Nisel, Ir. Yudika Duha menjelaskan bahwa, kita fokus untuk fasilitasi dan stimulan pembangunan perumahan bagi masyarakat kurang mampu dan Sanitasi sebagai program unggulan. Tujuan stimulan agar penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Nisel secara perlahan, kita bisa mengatasinya.

Untuk kita ketahui bantuan Stimulan Pemberdayaan Perumahan Swadaya Tahun 2019 ini, sebanyak 160 unit. Merupakan bantuan dari Kementerian melalui Satuan Kerja vertikal Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 100 unit, Dan program sanitasi lingkungan sesuai pengamatan kita bersama bahwa, masih banyak rumah tangga yang belum memiliki pembuangan limbah tangga, yang kadang dibuang sembarang, sehingga dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, ungkap Yudika Duha.

Ia juga  menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran, kami menyadari bahwa anggaran ini jauh daripada cukup karena kita mungkin dari kecil dulu maka kami akan berusaha untuk semaksimal mungkin dalam pemakaian anggaran agar dapat bermanfaat dalam menjalankan program untuk masyarakat Nisel yang lebih baik, akhir Yudika. (doeha)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.