Selasa, 05 November 2019

Gubenur Jatim Didampingi Wabup Sumenep Memberi Batuan Air Bersih di Kepulauan Sumenep

    11/05/2019   No comments

MOKI, Sumenep - Akibat musim kemarau panjang belasan desa yang tersebar di sejumlah kecamatan kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur  terjadi kekeringan yang berdampak langsung terhadap 3.747 keluarga.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mendistribusikan air bersih didampingi Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto, Danlantamal V Laksmana TNI Tedjo Sukmono, Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf. Sudaryanto dan Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar.

Bantuan untuk masyarakat kepulauan terdampak bencana kekeringan berupa 3000 hingga 5000 jerigen air bersih dengan tiap jerigen berisi 25 liter.

Menurut Khofifah, bantuan air bersih ini dasalurkan dalam rangka meringankan beban masyarakat di Kepulauan Sepudi yang hingga saat ini cukup kesulitan mendapatkan air bersih.

Menurutnya,  untuk penanganan kekeringan jangka panjang pihaknya sudah berkoordinasi dengan DPRD Jatim.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa support tetapi kedepan harus ada solusi jangka panjang untuk menangani kekeringan yang terjadi di sejumlah daerah, kami sudah komunikasi dengan DPRD Jatim,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH, mengatakan, setiap musim kemarau panjang memang ada sejumlah daerah di Kabupaten Sumenep dilanda bencana kekeringan, yang menyebabkan masyarakat kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Bencana kekeringan itu di wilayah kepulauan yakni 12 desa di 5 kecamatan, rinciannya Kecamatan Arjasa di Desa Buddi, Geleman dan Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Kangayan di Desa Batuputih dan Desa Cangkraman, Kecamatan Gayam yakni Desa Prambanan, Kecamatan Nonggunong yakni Desa Rosong dan Desa Talaga serta Kecamatan Giligenting di Desa Jate, lombang, banbaru dan Desa Banmaleng,” tegas Wakil Bupati pada pendistribusian air bersih kepada masyarakat kepulauan oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim), di Pendopo Kecamatan Gayam (Pulau Sepudi), Selasa (05/11/2019).

Ia menyatakan, pemerintah daerah untuk membantu masyarakat di kecamatan kepulauan terdampak bencana kekeringan, mengalami kesulitan terutama sarana transportasi untuk mengangkut air bersih ke daerah-daerah kekeringan.

“Kami sangat kesulitan setiap datang bencana kekeringan di daerah kepulauan, karena keterbatasan armada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kabupaten Sumenep dan tidak adanya mobil tanki air di wilayah kepulauan,” jelasnya.

Lanjut  Fauzi, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, karena telah memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat kepulauan Kabupaten Sumenep, sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan air bersih.

“Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mendistribusikan air di kepulauan Sumenep,” pungkasnya. (SR)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.