Minggu, 08 Desember 2019

Guru SMA N 21 Halsel Memukul Siswa Layaknya Seorang Musuh

    12/08/2019   No comments

MOKI, HALSEL - Tindak kekerasan terhadap siswa yang di lakukan oleh seorang guru terhadap siswa semakin marak terjadi di lingkungan sekolah, hal ini di sebabkan karna kurangnya pemahaman seorang guru bagimana cara mendidik siswa yang baik dan benar, dan kurangnya pengawasan dari pihak guru terutama orang tua siswa sehingga tindak kekerasan di lingkungkan sekolah sering terjadi.

Salah satu tindak kekerasan yang dilakukan oleh seorang guru 'LA AMUJADI LA TiWU. S. Pd' terhadap siswa SMA. NEGERI 2I HALSEL, Desa Bajo, Kecematan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) hingga siswa atas nama 'M RIZAL SALEH' mengalami luka di bagian mulut atau bibirnya sampai mengeluarkan darah, hingga siswa tersebut di larikan ke RSUD LABUHA, karena megalami luka yang sangat serius, apalagi saat ini siswa tersebut mengalami gangguang pendengaran dan penglihatan akibat pukulan dari guru 'LA AMUJADI LA TIWU. S. Pd. Selasa. (03/12/2019).

Keterangan dari pihak korban 'M RIZAL SALEH' bahwa kejadian tersebut sebulum terjadi pemukulan bermula dari beberapa siswa melakukan keributan saat smester sedang berlangsung hingga seorang ibu guru sekaligus pengawas jalannya smester menegur siswa yang melekukan keributan sembil mendekati beberapa siswa tersebut dan memukul salah satu siswa 'M RIZAL SALEH' di kepalanya, lalu 'M RIZAL SALEH' selaku korban protes dengan tindakan ibu guru yang memukul kepalanya dengan bahasa yang di lontarkan 'M RIZAL SALEH' tersebut "ibu jangan pukul saya di kepala jang sampe tong bodoh"

'Lanjut' Dengan bahasa yang di lontarkan oleh 'M RIZAL SALEH" selaku korban, ibu guru merasa tersinggung dengan bahasa yang di lontarkan oleh 'M RIZAL SALEH' tersebut dan mengambil lembar soalnya lalu keluar sambil menangis dan melaporkanya kepada guru - guru yang lain, kemudian 'M RIZAL SALEH' pun di panggil menghadap ke kantor, tampa di tanya apa masalahnya ia langsung di pukul sampai bibirpun pica dan berdarah,"tuturnya.

Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seorang guru tersebut yaitu, melakukan pemukulan terhadap siswa di bagian muka dan kepala sebelum bertanya pada siswa tersebut apa masalahnya.

"Romi Halim mengatakan saat di konfirmasi oleh awak media, "Kejadian ini sangat di sesalkan oleh masyarakat Desa Bajo Kec. Botang Lomang, terutama kami dari pihak keluarga dan orang tua siswa korban, karena tindakan seorang guru terhadap siswanya seakan - akan mengaggap siswanya itu sebagai musuh bukan siswanya,"ungkapny

Dan saat ini keluarga pihak korban telah melaporkan kepada pihak yang berwajib, 'Polsek Halsel' karna siswa tersebut megalami  gangguang pendengaran dan pemglihatan akibat dari pukulan keras oleh seorang guru terhadap siswa sehingga siswa tersebut mengalami gangguan pendengaran dan penglihatan.

Hingga berita ini dipublis, awak media masih berusaha mengonfirmsi kejadian tersebut ke La Amujadi La Tiwu, S. Pd. Selaku Guru yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap siswanya sendiri. (red)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.