Kamis, 19 Desember 2019

Harga Kepiting di Langsa Naik Turun dan Bervari

    12/19/2019   No comments

Sejumlah kepiting untuk di pasarkan.
MOKI - LANGSA : Harga kepiting bakau dari berbagai jenis di Kota Langsa naik turun, menjelang menyambut tahun baru 2020. Pasalnya, pasokannya kurang dikarenakan harga rendah, sementara harga pasar kepiting diluar negeri melambung.

Demikian disampaikan salah seorang Pedagang Kepiting Hamdani Warga Alur Beurawe Kec.Langsa Kota, tuturnya saat dikonfirmasi. Rabu (19/11/2019)

Menurut perkiraannya, kepiting bakau baru akan melonjak kembali saat akhir tahun 2019 dan pada saat peringatan hari raya Imlek mendatang. Pasalnya, di hari itu etnis Tionghoa akan konsumsi kepiting bakau tersebut.

"Kami meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan mengkaji larangan ekspor kepiting tersebut."

Hamdani pedagang kepiting di Langsa.
Seandainya, Pemerintah memberikan izin untuk pengiriman kepiting keluar negeri harga kepiting B yang ukuran 200gr mencapai Rp.100ribu lebih/kilo gramnya dari harga Rp. 40ribu.  Sebelum diterapkan peraturan tersebut harga kepting melambung, ujarnya.

Masyarakat petani tambak dan nelayan pencari kepiting mengharapkan kepada pemerintah, khususnya kepeting betina yang bertelor untuk diberikan izin resmi ekspor. Pasalnya harga diluar negeri dalam tiap menyambut tahun baru diprediksikan selalu mahal.

Adapun harga kepiting yang kami beli untuk hari ini dalam 1/kg yaitu, kepiting  ACB dengan harga Rp.120ribu, ACK Rp.80 ribu, AS seharga Rp.125ribu, AA Rp.80 ribu, kepiting A mencapai Rp.60ribu, B Rp. 45ribu, CK Rp. 38ribu, CH Rp.20 ribu sedangkan kepiting BL/BK seharga Rp.45ribu/kgnya, dengan harapan harga kepiting naik, kasihaan para petani tambak dan pencari kepiting, imbuh Hamdani.(RH)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.