Senin, 16 Desember 2019

Lakukan PHK Sepihak, PT Gemita di Demo PPMI

    12/16/2019   No comments

MOKI, Bekasi-Lakukan PHK terhadap Karyawan nya PT GERAK MITRA TANGGUH ( PT GEMITA) yang beralamat di jl.raya Narogong km 11,5 Cikiwul Bantar gebang kota Bekasi di Grudug PPMI. Senin, 16/12/2019.

PT Gemita merupakan perusahaan jasa painting salah satu merk kendaraan bermotor terkenal di Indonesia. Telah beroperasi dari tahun 1993, namun pada praktik nya masih adanya sistem tenaga kerja harian lepas dan pelanggaran kontrak kerja.

Oleh karena itu, Sejumlah karyawan nya berinisiasi membentuk Serikat Pekerja dengan berafiliasi dengan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Kota Bekasi yang telah tercatat di dinas tenaga kerja setempat.

Menindak lanjuti adanya pelanggaran atas pelanggaran kontrak kerja tersebut PPA PPMI PT Gemita melakukan perundingan namun belum adanya kesepakatan tiba-tiba perusahaan mem-PHK pengurus dan anggota PPMI.

Bipartiet hingga mediasi telah di tempuh namun hasil tetap nihil, sehingga pengerahan massa PPMI menuntut kepada pihak perusahaan untuk kembali mempekerjakan mereka yang ter- PHK.

Hingga berita ini diturunkan,perusahaan telah memanggil perwakilan pendemo dan di tengahi pihak berwajib yakni Kapolsek Kompol Ali Djoni SH kedua belah pihak PPMI maupun PT GEMITA tengah menyusun draft yang nantinya akan di kerucutkan menjadi sebuah kesepakatan yang tertuang pada Perjanjian Bersama.

"Saya berharap segera diselesaikan, sehingga nantinya mendapatkan kesepakatan baik perusahaan maupun Serikat Pekerja, kami disini bertugas sebagai pengayom dan menjadi penengah murni tidak akan turut campur..Karena jika hari ini tidak ada kesepakatan akan menjadi pekerjaan rumah bagi kepolisian baik keamanan maupun ketertiban,dan perlu bapak-bapak ketahui tugas kami tidak hanya soal ini saja,"tutur Kapolsek saat berada di ruang mediasi. (Said)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.