Kamis, 05 Desember 2019

Mantan Bendahara Disdik Akhirnya Ditahan, Rugikan Negara Rp5,8 Miliar Lebih

    12/05/2019   No comments

MOKI, Nias Selatan-Kejaksaan Negeri (Kejari) Nias Selatan, melakukan penahanan terhadap mantan Bendahara Dinas Pendidikan Tahun 2012 berinisial PZ, pada Rabu, (04/12/2019). Hal ini dikatakan Kajari Nisel, Rindang Onasis melalui Kasi Pidsus, Solidaritas Telaumbanua, SH kepada wartawan di Ruang Kerjanya, Kamis, (05/12/2019).

Ia menerangkan, terkait lanjutan pengembangan penyidikan kasus penyelenggaraan  pendidikan jarak jauh USBM di Telukdalam Kabupaten Nias Selatan Tahun2012-2013,  tim penyidik telah menemukan alat bukti yang cukup sehingga penyidik melakukan penetapan tersangka terhadap PZ dengan Surat penetapan tersangka Nomor : B-1062/L.2.30/Fd.1/12/2019 tertanggal 4 Desember 2019.

Kerugian negara dalam kasus itu sebesar Rp5,8 miliar lebih dan sampai saat ini belum ada pengembalian kerugian negara terkait kasus itu, ungkap Kajari Nisel.

Kasus ini juga, merupakan kasus tunggakan dan sudah diminta perkembangan perkara ini oleh pimpinan atas.Jadi, tim penyidik harus menyelesaikannya, tandas Kejari.

Selanjutnya dilakukan penahanan terhadap tersangka dengan Nomor Surat Perintah Penahanan : Print-01/L.2.30/Fd/12/2019. Tersangka dititip di Lapas Kelas III, Telukdalam Kabupaten Nias Selatan selama 20 hari ke depan, beber Kajari.

Tersangka dijerat dengan pasal 2 Ayat 1 Subs. Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Junto Pasal 55 Ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun. Ia menambahkan, tim penyidik masih  terus melakukan pengembangan penyidikan terhadap pihak-pihak terkait yang dapat diminta pertanggungjawabannya. (doeha)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.