Senin, 02 Desember 2019

Pemkab Pati Akan Hijaukan Kawasan Kendeng

    12/02/2019   No comments

MOKI, PATI-Pemerintah Kabupaten Pati melalui Sekretaris Daerah Suharyono menyampaikan akan menghijaukan kawasan Kendeng wilayah Pati Selatan untuk mewujudkan kawasan kendeng yang makmur dan ijo royo royo.

Hal ini disampaikan Suharyono di Hotel New Merdeka dalamrapat kordinasi revitalisasi kawasan pegunungan Kendeng dengan tema "Mewujudkan kawasan kendeng yang makmur dan ijo royo royo". Senin (2/12).

Suharyono mengungkapkan, akhir-akhir ini wilayah kawasan Pati Selatan sering diterjang banjir bandang akibat hutan sudah mulai gundul sehingga tidak bisa menampung resapan air ketika hujan turun.

"Pati Selatan memiliki kondisi tanah yang cukup subur, tetapi kebanyakan bertanah padas khususnya di pegunungan Kendeng. Oleh karena itu perlu dilakukan revitalisasi penghijauan terhadap hutan yang gundul u tuk menanggulangi terjadinya banjir bandang,"katanya.

Penyebab lain sering terjadinya banjir di Pati Selatan karena sungai Juwana juga sudah tidak mampu lagi menampung air hujan sehingga meluap.

"Saat terjadi hujan yang lebat dipegunungan kendeng maupun di pegunungan Muria, selama tidak bisa ditampung oleh sungai juwana tersebut maka terjadi banjir," jelas Sekda dihadapan para peserta rakor.

Sekda pun menerangkan telah mengusulkan kepada pemerintah pusat, sebagai pihak yang berwenang yakni balai besar sungai Juwana.

"Untuk saat ini sudah direspon dimana tahun 2019 ini mendapatkan 50 miliar sedangkan nanti di tahun 2020 mendapatkan 100 miliar untuk normalisasi sungai juwana," imbuh mantan Kepala DPUTR itu.

Tak cukup itu Suharyono juga mengutarakan permasalahan lain di pegunungan kendeng, yaitu kondisi pegunungan yang sudah gundul dan perlunya revitalisasi.

"Gundulnya pegunungan tersebut, kami sering menerima informasi terjadinya banjir bandang. Banjir tersebut ini tak lain disebabkan oleh air yang jatuh dari atas langsung turun ke bawah tanpa tertahan oleh pepohonan. Oleh karena itu, kita perlu mengambil langkah untuk menghijaukan pegunungan gendeng agar saat terjadi hujan air dapat bertahan di pohon-pohon tersebut," ucapnya.

Sekda pun mengajak kepada seluruh instansi terkait pemikiran bersama, cara menanam dan menghijaukan kembali pegunungan kendeng. Pihaknya mengungkapkan diperkirakan untuk penanganan awal sekitar 1.400 hektar atau menanam sekitar 3 juta pohon. Memasuki musim penghujan, ia optimis bibit pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.

Dalam hal ini Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Prov Jateng Sudaryanto menambahkan, dari luasan 12.900 hektar Pegunungan Kendeng, 5 ribu hektar di antaranya dalam kondisi kritis. Pada tahun ini, 1.400 hektar di wilayah Kendeng Utara akan dihijaukan.

"Bersama Bapak Doni Monardo (Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana-red.), kami sudah lihat dari helikopter. Memang kondisinya sangat gundul. Karena itu Pak Doni meminta untuk segera ditangani" terangnya.

"Yang jelas kita mikirnya bukan cuma hari ini makan apa, melainkan generasi kita berikutnya itu harus bagaimana" tegasnya.

BPBD Prov Jateng Sudaryanto berharap, dengan penghijauan, sedikit demi sedikit bencana banjir akan teratasi. Jika alam kita jaga, alam juga akan menjaga kita, cetusnya.

Ia juga mengatakan, dalam program penyelamatan Pegunungan Kendeng, pihaknya juga merencanakan agar kawasan kendeng menjadi tujuan wisata, baik itu wisata alam, agrowisata, maupun wisata religi. (Aris)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.