Senin, 02 Desember 2019

Pendirian Rumah Ibadah Kemenag Halsel Himbau Harus Pahami Peraturan

    12/02/2019   No comments

MOKI, LABUHA - InmasHS Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Halmahera Selatan Drs. H. La Sengka La Dadu, M. Pd.I, didampingi Kasubag Tata Usaha Juhari S. Tawary, S. Ag, M. Pd.I, Kepala Seksi Bimas Islam Hamdi Berhert, S. Ag dan Penyelenggara Kristen Detrisyel Ammu, S. Si, Theol melaksanakan pemantauan sekaligus pertemuan bersama dengan Panitia pembangunan Gereja dan masyarakat  Desa Babang yang difasilitasi pihak Polsek Bacan Timur, Senin, 02/12/2019.

Dihadapan Panitia Pembangunan Gereja dan Masyarakat Babang, H. La Sengka La Dadu menyampaikan bahwa Kementerian Agama melaksanakan tugas Pemerintah dibidang agama, Dalam menjalankan tugas Kementerian Agama memiliki beberapa fungsi, salah satunya adalah melaksanakan kebijakan bimbingan untuk semua agama.

Terkait dengan Pendidrian rumah ibadah, Kementerian Agama   Berpedoman pada Peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006, Tetang Pedoman pelaksanaan tugas Kepala Daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan FKUB, dan Pendirian rumah ibadah, "Jelasnya.

“Yang kedua, Terkait dengan pedoman dan  tata cara pendirian rumah Ibadah wajib memenuhi persyaratan administrasi dan persyaratan teknis bangunan gedung. Selain itu harus memenuhi persyaratan khusus meliputi empat point yakni : Daftar nama dan Kartu Tanda Penduduk pengguna rumah ibadah paling sedikit 90 orang yang disahkan oleh pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayah. Harus ada dukungan masyarakat setempat paling sedikit 60 orang yang disahkan oleh Kepala Desa, berikutnya rekomendasi tertulis dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan juga rekomendasi tertulis dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)”.  Ungkap  Kakankemenag.

“Saya mengimbau kepada segenap kita umat beragama untuk benar-benar bisa membaca dan memahami isi ketentuan yang ada dalam peraturan tersebut. Semuanya itu diberlakukan justru dalam rangka menjaga kehidupan bersama di tengah tengah keragaman dan perbedaan," lanjutnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua FKUB Halmahera Selatan Adnan Wahid, Kapolsek Bacan Timur, Camat Bacan Timur, KUA Kecamatan Bacan Timur, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Desa Babang serta  Pihak Panitia Pembangunan gereja.
(red)

Iklan-Devis
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.