Minggu, 05 Januari 2020

Akses Jalan Provinsi Banyak Memakan Korban, Warga Desa Lalangon Patungan Perbaiki Jalan

    1/05/2020   No comments

MOKI, Sumenep - Akses jalan Provinsi di sepanjang  jalan raya desa Lalangon Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur banyak memakan korban, Gerakan Pemuda Peduli Desa (GPPD) Desa setempat bersama masyarakat, melakukan aksi tambal sulam. Sabtu, 4/1/2020. Malam.

Aksi ini bentuk kepedulian, sebab jalan tersebut, rusak parah penuh lubang sering makan korban terhadap pengguna jalan.

"Kami merasa prihatin sering terjadi kecelakaan karena jalan banyak berlubang. Bahkan setiap hari pasti ada yang jatuh dan tabrakan karena menghindar dari lubang," Kata Ketua GPPD lalangon, Asmuni. Minggu (5/1/2020).

Tambal lubang jalan raya ini, dana dari hasil patungan atau swadaya masyarkat, bahkan simpatisan luar ikut memberikan sumbangan berupa semen pasir hitam dan krikil.

"Ini murni swadaya masyarakat, hanya prihatin jalan tidak ada kejelasan kapan akan diperbaiki dari pemerintah provinsi, yang selalu makan korban" jelasnya.

Asmuni, berharap dengan aksi ini pihak pemprov,  agar cepat diperbaiki dan tidak selalu makan korban lebih banyak lagi.

"Pemerintah jangan tutup mata, apalagi jalan ini, akses menuju wisata Slopeng,  dan wisata goa sekarno," harapnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga, Sumenep, Eri Susanto, mendukung adanya aksi kerja bakti ini, sebab jalan itu bukan rana PU Bina Marga Sumenep, melainkan provinsi.

"Silahkan di cor,  itu jalan provinsi, seandainya jalan masuk daerah, januari kami kerjakan," katanya.

Lanjut erik, bahwa sudah beberapa kali menyampaikan ke pihak pemprov entah kapan dikerjakan belum pasti, hanya saja erik juga partisipasi pribadi nyumbang.

"Saya hanya bantu pribadi nyumbang semen ya, kasihan pengendara yang melintas. Apalagi sering terjadi kecelakaan," tutupnya.(SR)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.